Giatkan Eschool, SDN 12 Bakal Bentuk Panguyuban Sendiri

MANADO,PROSULUT.Com – SDN 12 Manado bakal menerapkan full Day School (FDS) mulai tahun 2023, setelah mempelajari sejumlah sekolah yang sukses di Surabaya, Malang dan Jogjakarta selama beberapa hari. “Penerapan FDS untuk mengembangkan kegiatan eschool (ekstra kurikuler) guna mengembangkan bakat dan talenta yang dimiliki setiap anak didik,” kata Kepala SDN 12 Manado Meity Piri, Rabu 23/11 2022.

Ditemui di ruang kerjanya, Piri begitu bersemangat untuk

Read More

mengembangkan SDN 12 menjadi yang terbaik dengan mengembangkan bakat dan talenta siswa.

Dikatakan, setiap mata kegiatan eschool akan dibentuk panguyuban sendiri agar memudahkan koordinasi. Kalau kelompok kesenian kulintang akan membentuk panguyuban sendiri, begitu juga dengan maengket, olagraga dan lain-lainnya.

“Kami siap membayar pelatih dengan menggunakan dana BOS meskipun diberikan bertahap. Namun untuk pengadaan peralatan/kelengkapan akan bekerjasama dengan Komite,” katanya.

Menurut Piri, pengembangan bakat/talenta anak didik sangat penting sekaligus pembentukan karakter lewat kegiatan eschool. Dan ini sangat menguntungkan para siswa karena mereka akan bermain sambal belajar mandiri serta menyalurkan bakat yang dimiliki.

“Saya kira ornag tua akan sangat bangga kalua anak-anak mereka bisa ikut berbagai kegiatan karena bakat mereka tersalurkan dan dibentuk lewat kegiatan eschool,” ujar guru teladan nasional ini dengan nada meyakinkan.

Lebih jauh dijelaskan, FDS bukan soal penambahan jam pelajaran tetapi setelah KBM dilanjutkan dengan kegiatan ekstra kurikuler. “Kami akan terapkan awal 2023 dan nantinya hasil dari eschool itu akan ditampilkan pada perayaan HUT SDN 12,” kata Piri bersemangat.

Selama mengikuti study banding, banyak hal yang dipelajari, antara lain keterlibatan orang tua dalam kegiatan eschool anak-anak. “Disana orang tua ikut terlibat dalam menyiapkan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan ekstra kurikuler. Pihak sekolah tinggal mencari pelatih saja,” katanya seraya menambahkan, berharap pada dana BOS tidak mungkin karena terbatas.

Untuk itulah, Piri bertekad untuk melibatkan orang tua guna mendukung kegiatan eschool di SDN 12 Manado. “Kegiatan esktra kurikuler akan membentuk karakter anak didil sehingga nantinya mereka bukan hanya pinter tetapi berkarakter baik, mandiri dan punya budi pekerti,” tukasnya. (meldi sahensolar)         

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *