Kamuh: US SDN 53 Manado Terapkan Standar Nasional dengan Pemikiran Tingat Tinggi

Jemmyh Kamuh, Kepala SDN 53 Manado

MANADO,PROSULUT.Com  – Kepala Sekolah SDN 53 Manado Jemie  Kamuh, S.Pd mengatakan, pelaksanaan ujian sekolah telah dipersiapkan dengan matang dengan menerapkan standar ujian nasional.

Baik guru guru sebagai pegawas dan anak didik selaku peserta dilengkapi dengan tanda pengenal. Begitu juga pengawasan dilakukan secara silang oleh kalangan guru di internal sekolah.

“Kami mempersiapkan ujian sekolah ini dengan baik, karena ini merupakan ujian nasional yang dilaksanakan oleh sekolah sesuai dengan kurikulum meredeka dimana kewenangan menyusun soal dan kelulusan ada pada satuan pendidikan itu sendiri,” kata Ketua K3S Kecamatan Pall Dua ini dengan nada meyakinkan.

Soal pengawasan, pihaknya memberikan arahan kepada guru guru muda untuk bisa melakukan pengawasan berstandar nasional. Tiudak hanya sekedar tahu mengajar agar kelak nanti mereka bisa melaksanakan tugas serupa dengan baik.

“Ujian sekolah ini ada panitia yang dibentuk, dilengkapi dengan tata tertib sehingga semua berjalan teratur.

Apalagi sebagai SD 53 Manado sekolah penggerak, tentu harus memberikan contoh atau role model soal pelaksanaan ujian sekolah yang bbaik dan berkualitas. Tak heran soal yang disusun pun berstandar ujian nasional, dimana anak didik diajak untuk membuka nalar mereka.

“Soal ujian yang dibuat itu kevel ujian nasional dengan pemikiran tingkat tinggi, sehingga kualitas lulusan nanti tidak akan diragukan lagi,” tegas Kamuh bersemangat.

Kepsek yang enak diajak diskusi karena memeliki pengetahuan dan pengalaman di bidang pendidikan yang mumpuni ini menjelaskan, untuk menentukan kelulusan siswa ada tiga hal pokok.

“Yang pertama memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni, sikap/karakter yang baik serta memiliki ketrampilan. Makanya setelah ujian tulis nanti akan dilanjutkan dengan ujian praktek,” ungkap Kamuh memberi penjelasan.       

Kamuh mengatakan, ada 42 siswa SDN 53 Manado yang mengikuti ujian sekolah sehingga dibagi menjadi tiga ruang kelas. masing masing kelas diawasi oleh dua orang pengawas/guru. (meldi s)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *