Kantor Dana Pensiun BSG Tampil Beda, Kinerja Direksi Terus Dpacu dengan Menerapkan Prinsip Kehati-hatian

Ketua badan pengawas Revino pepah

Kantor Dana Pensiun BSG Tampil Beda, Kinerja Direksi Terus Dipacu dengan Menerapkan Prinsip Kehati-hatian

PROSULUT.COM,MANADO – Kinerja direksi Dana Pensiun PT Bank Sulut Go (BSG) tahun berjalan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan usaha.

Dengan menetapkan target laba sama dengan tahun 2022 lalu, direksi optimis hingga akhir tahun bisa mencapai target.

Direktur Utama  Dana Pensiun BSG, Adri K Sorongan, SE mengatakan, kondisi ekonomi yang semakin membaik ikut mendorong terjadinya pertumbuhan baik laba maupun aset.

“Kondisi ekonomi yang makin membaik tentu sangat berpengaruh pada kinerja perusahaan. Kami terus berupaya menggenjot kinerja agar pertumbuhan terjaga,” kata Sorongan.

Dikatakan, tugas direksi bagaimana mengelolah dana pensiun dari karyawan PT BSG yang dipotong setiap bulannya. Dana tersebut diolah agar memberi manfaat sehingga kehidupan karyawan setelah pensiun terjamin.

Total aset Dana Pensiun BSG kini melebihi Rp 300 miliar. Guna mendapatkan manfaat, dana tersebut dikelolah secara profesional sesuai  dengan proporsi yang diatur dalam regulasi.

Sorongan mengatakan, pihsknya hanya diijinkan boleh menempatkan dana 80 persen dari total aset dalam bentuk surat  berharga atau obligasi pemerintah yang dinilai aman dan minim resiko.

Selain itu, dana tersebut ditempatkan dalam bentuk deposito di lembaga perbankan yang bonafid dan terpercaya. “Target kami memperoleh keuntungan atau bunga 8 persen.

Namun dengan kondisi bunga perbankan yang berada si kisaran 5 hingha 6 persen, tentu dicari mana bank yang menawarkan bunga deposito yang mendekati target yaitu 8 persen.

“Kami sangat hati hati dalam menempatkan dana. Tidak mau tergiur dengan bunga tinggi atau tawaran untung besar tetapi akhirnya kolaps ” tegasnya.

Ditegaskan, sampai saat ini Dana Pensiun BSG tidak main saham untuk menjaga terjadinya kerugian bagi  para pensiunan.

Untuk itulah setiap langkah direksi selalu diawasi oleh badan pengawas agar tidak melenceng dari rencana dan tujuan bersama.

Badan Pengawas Dana Pensiun PT BSG saat ini terdiri dari Ketua Revino Pepah yang kini Dirut PT BSG, dibantu anggota pengawas Hamdi Paputungan  dan Reky Lintang. Keduanya adalah mantan direksi PT BSG.

Sementara jajaran direksi terdiri dari

Dirut, Adri K Soronhan, Direktur Kepatuhan Frangky Monoafa, Direktur Investasi dan Keuangan, Jhon Walukow serta Direktur Kepesertaan Umum Femmy Muaya (alm).

Adri mengatakan, hingga kini lowongan jabatan direktur kepesertaan umum  belum diisi karena masa kepengurusan akan habis pada awal tahun 2024.

“Untuk sementara beban tugas tersebut dirangkap secara bergilir oleh tiga direksi masing masing selama 3 bulan ” ujar Sorongan meyakinkan. (Meldi S)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *