Pokdar-Kamtibmas Sulut Agendakan Konsolidasi Perdana ke 500 Warga

Pelaksana Tugas Pokdar-Kamtibmas Sulut, Aswin Kasim SH.

Pokdar-Kamtibmas Sulut Agendakan Konsolidasi Perdana ke 500 Warga

PROSULUT.COM, MANADO – Setelah sukses menggelar rapat perdana, 30 September lalu, dewan pengurus kelompok sadar keamanan ketertiban masyarakat (Pokdar-Kamtibmas) Bhayangkara Sulawesi Utara (Sulut), terus tancap gas dengan agenda melakukan konsolidasi perdana kepada masyarakat, dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober mendatang.

Selain konsolidasi, wadah atau lembaga bentukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) itu, akan berkolaborasi untuk merangkul individu dan kelompok, dengan tujuan memperteguh, memperkuat persatuan dan kesatuan di masyarakat.

Pelaksana tugas (Plt) Pokdar Sulut, Aswin Kasim SH, mengatakan, selain konsolidasi, pihaknya juga akan mengedukasi serta mempelopori generasi muda, sehingga mereka dapat menjadi contoh dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Untuk gebrakan awal, Pokdar-Kamtibmas menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, akan melakukan konsolidasi serta edukasi kepada generasi muda. Pada gelaran ini, Pokdar-Kamtibmas akan melibatkan lima ratus peserta,” ujar Aswin.

Aswin mengatakan, terbentuknya wadah Pokdar-Kamtibmas tidak terlepas dari peran dan fungsi pokok kepolisian yang bertujuan untuk memberikan rasa aman nyaman masyarakat dan terbebas dari tindak kriminal.

“Risiko dari perbuatan melawan hukum wajib kita sosialisasikan sejak dini. Dengan begitu, generasi muda kita akan selalu terhindar dari pelanggaran – pelanggaran tercela,” kata Aswin, kepada Prosulut.com, Minggu (01/10/2023).

Disebutkan juga, sebagai wadah perpanjangan tangan kepolisian, peran Pokdar-Kamtibmas tidak hanya sebatas memerangi berbagai bentuk pelanggaran hukum, tapi juga mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain.

Untuk memaksimalkan peran Pokdar-Kamtibmas, Aswin mengatakan akan berkoordinasi dengan lembaga, institusi pemerintah dan non pemerintah, sehingga program yang nantinya diterapkan benar – benar tepat sasaran.

Menyinggung makin tingginya angka kriminalitas, Aswin mengatakan perlu ada kiat dari pihak – pihak terkait untuk meredamnya. Apalagi kata dia, kejahatan yang terjadi sudah sangat meresahkan karena telah merambah kepada pelaku dengan usia di bawah umur.

 “Realita ini sangat memprihatinkan karena pelakunya tidak hanya didominasi orang dewasa, tapi juga anak – anak. Untuk masalah ini dibutuhkan peran orang tua, guru, tokoh masyarakat hingga tokoh agama. Jika setiap peran dapat dioptimalkan, saya optimis kejahatan demi kejahatan dapat berkurang,” katanya mengingatkan. (ing)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *