SDN 27 Manado Gelar HALAL BIHALAL, Dirangkaikan dengan Kegiatan Projek Pelajar Pancasila

Halal bi halal dan Expo Gelar Karya Profil Pelajar Pancasila yang digelar di SDN 27 Manado, Jumat (12/5).(foto:ist)
Halal bi halal dan Expo Gelar Karya Profil Pelajar Pancasila yang digelar di SDN 27 Manado, Jumat (12/5).(foto:ist)

MANADO,PROSULUT.COM – SDN 27 Manado menggelar halal bihalal dan Expo Gelar Karya Profil Pelajar Pancasila Jumat 12 Mei 2023.

Halal bihalal dihadiri Ustads Hamzah Hamani, Kadis Dikbud Manado Steven Tumiwa, Korwas Ventje Lengkong, Kabid Pembinaan SD Triana Alamas dan staf.

Read More

Uztad Hamani dalam ceramahnya mengatakan, Bulan Syawal adalah bulan peningkatan. Segalanya harus meningkat khususnya ketaqwaan kepada Allah SWT. Inilah yg menjadi tujuan dari puasa Ramadhan.

Dikatakan, Halal bihalal itu ada karena adanya Idul Fitri dan berkaitan erat dengan Ramadhan.

Menurutnya, jalinan silaturahim dan rasa kasih sayang harus terus dibina antar sesama mausia.

“Allah menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar bisa saling kenal mengenal dan mnjalin silaturahim” jelas Hamsah.

Acara juga digadiri Pengawas PAI Kementerian Agama Kota Manado serta tokoh Agama dan tokoh masyarakat.

Halal bihalal yang dirangkaikan dengan Kegiatan Projek Pelajar Pancasila yaitu membuat aneka olahan produk yang beragam.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manado Steven Tumiwa MPd, sangat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. DPA Dinas Pendidikan sudah tercatat anggaran untuk meningkatkan kompetensi guru. Expo Gelar Karya termasuk di dalamnya.

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan gelar karya seperti ini karena disinilah kelihatan potensi anak yang bisa digali. Terutama dalam berwirausaha,” sebutnya.

Kepala Sekolah Marwiyah Piola MPd,mengatakan, kegiatan ini juga dalam rangka menyongsong Kurikulum Merdeka Mandiri Berbagi Tahun 2023-2024, dengan Tema Kewirausahaan dan Hidup Berkelanjutan.

Ditambahkannya, expo ini melecut semangat siswa untuk menjadi wirausaha muda serta mampu turut serta membantu ekonomi keluarga.

Acara ditutup dengan pembagian sembako kepada para siswa yang kurang mampu.(Supriadi/JET)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *