Sekola Penggerak SDN 125 Manado Bebas Pungli, Siswa Baru Melonjak Drastis

Sekolah Penggerak SDN 125 Manado Bebas Pungli, Siswa Baru Melonjak Drastis

NANADO, Sejak dipimpin Kepsek Hanifah Ongi, S
Pd, Sekolah Pengerak SDN 125 Manado mengalami kemajuan pesat. Berbagai sarana dan prasarana penunjang KBM dilengkapi oleh Kepsek energik ini.
Pantauan media ini, SDN 125 kini kian diminati orang tua murid untuk men yekolahkan anaknya di satuan pendidikan yang bebas Pungutan Liar.
Betapa tidak kelengkapan KBM seperti ATM disediakan oleh sekolah melalui Dana Bos. Guru tinggal mengajar sesuai bidangnya.
Di dalam lemari kantor yang tertara rapih nan indah, penuh dengan kelengkapan KBM.
“Kami belanjakan dana BOS sesuai peruntukan dan dilakukan secara transparan sesuai RKAS,” kata Hanifah meyakinkan.
Sebagai sekolah penggerak, SDN 125 punya Dana BOS kinerja yang diperuntukan sesuai kebutuhaan sekolah.
Sebelum perayaan HUT Kemerdekaan RI, Hanifa sukses merampungkan taman baca yang dibangun pada bagian pojok halaman sekolah. Juga ruang Kepala Sekolah dan operator beserta kantor yang representative.
Kantor juga dilengkapi dengan lemari dan kursi yang baru diadakan, setiap ruang kelas yang terdiri dari 12 Rombel delengkapi satu kipas angin.
“Jabatan kepala sekolah adalah amanah yang harus dikerjakan dengan penuh ketulusan. Bukan tempat mencari keuntungan semata,” ujar Hanifa dengan nada serius.
Berkat sentuhan tangan dingin Hanifah, SDN 125 kini kian jadi favorit, apalagi satu satunya sekolah pengerak SD Negeri di Kecamatan Wenang.
Jumlah siswa pun terus meroket tahun ajaran baru
2023/2024.
Padalnya siswa yang lulus tahun ini hanya 37 orang, tetapi siswa baru kelas satu kini capai 87 peserta didik atau mencapai 3 rombel.
Dengan lonjakan siswa tersebut, SDN 125 kekurangan ruangan kelas sehingga ada kelas yang terpaksa masuk siang.
Untuk kegiatan operasional rutin termasuk membayar honor guru non ASN, Satpam dan penjaga sekolah dibayar dengan Dana Bos.
Sedangkan untuk makan minum guru guru diambil dari kantin sekolah. “Kami selalu berupaya berbuat yang terbaik memajukan dunia pendidikan. Apalagi sekolah penggerak tidaklah mudah untuk mengimplementasikannya. Butuh kerja keras dan ketekunan dengan terus meningkatkan kapasitas tenaga pendidik. (Meldi )

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *