Theodora Ajak Guru-Guru Mengajar dengan Hati

Theodora Uway, Kepala SMPN 13 Manado.

MANADO,PROSULUT.Com – Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMPN 13 Manado telah dimulai untuk semester genap di tahun 2023. “Kami mempersiapkan anak didik untuk semester genap dan kenaikan kelas serta ujian akhir untuk kelas X,” kata Theodora Uway, Kepala SMPN 13 Manado di ruang kerjanya, Rabu, 10/01-2023.    

Menurut Theodora, tugas para tenaga pendidik adalah untuk mencerdaskan anak bangsa dengan tidak mebeda-bedakan satu sama lain. Apalagi dengan kurikulum merdeka belajar ini, menjadikan anak-anak lebih kreativ dan bebas untuk memilih.

“Tenaga pendidik tinggal memfasilitasi dan mengarahkan anak didik untuk belajar sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimilikinya,” kata mantan Wakil Kepala Sekolah SMPN 8 Manado ini meyakinkan.

Untuk itulah menghadapi semester genap ini, pihaknya akan menggelar In House Training (IHT) bagi tenaga pendidik agar mereka betul betul siap dan mempersiapkan diri untuk proses KBM.

“Nantinya ada pemguatan-pengautan bagi guru-guru karena perubahan terus terjadi. Makanya ada hal-hal yang perlu disesuaikan dengan kondisi sekolah, lingkungan dan keberadaan anak didik,” katanya meyakinkan.

Theodora juga mengingatksan kepada para guru untuk mengajar kepada anak anak dengan penuh kasih sayang. Jangan suka marah-marah dan mengatakan anak bodoh, nakal dan lain-lainnya, karena pada dasarnya tidak ada anak yang bodoh.

“Justru cara guru dalam mengajar yang harus dipertanyakan mengapa anak didik belum bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Intinya, kita harus mengajar dengan hati,” ungkap Theodora yang selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkahnya, termasuk ketika diberikan kepercayaan untuk memimpin SMPN 13 Manado.

Dengan jumlah anak didik lebih dari 400 siswa, menjadi tugas guru untuk mendidik mereka menjadi manusia yang pintar, cerdas dan berkarakter baik. “Kalau kita mengajar dengan penuh kasih dan segenap hati, maka berkat pasti dicurahkan. “Bayangkan saja kalau ada 400 siswa mendoakan para guru-guru, pasti diberkati Tuhan,” ujarnya.

Diakui banyak pergumulan yang dihadapi ketika dipercayakan sebagai Kepsek SMPN 23 Manado. “Saya tidak mimpi apalagi meminta untuk menjadi Kepsek SMPN 13. Tetapi ini semua karena kepercayaan pimpinan dan atas seijin Tuhan. Makanta saya hanya selalu bersyukur dan mengandalkan Tuhan dalam menjalakan tugas yang berat namun mulia ini,” tutur Theodora menutup pembicaraan. (Meldi Sahensdolar)     

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *