Tutup MGMP, Tumiwa Berharap Kegiatan Wajib Berlanjut Secara Mandiri

MANADO, PROSULUT.Com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Steven Tumiwa, MPd menutup secara resmi Musyawarah) Guru Mata Pelajaran (MGMP) di Ruang Bakumpul, Selasa 25 juli 2023.
Hadir dalam acara penutupan Kepala Bidang Pembinaan SMP, Grace Sondakh. MPd, sebagian nara sumber, kepala SMPN 1 Manado, Salomn Rosang, Kepsek SMPN 13 Theodora Uway, Kepsek SMPN 14 Alwi Palit, Kepsek SMPN 17 Ety Pande dan sejumlah kepala sekolah SMP baik negeri maupun swasta, dan para guru mata pelajaran.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Natalia Takalao yang jauga Kasie GTK pada Bidang Pembinaan SMP.
Takalao melaporkan, kegiatan MGMP dimulai tangal10 Juni dan berakhir 25 Juli 1023.
Dikatakan, MGMP menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompoten, baik internal dan eksternal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado mengatakan, kegiatan MGMP yang dilaksanakan Bidang Pembinaan SMP bersifat rangsangan saja untuk kemudian diteruskan oleh pengurus MGMP.
Dikatakan, MGMP sama saja dengan MKKS yang merupakan oraganisasi profesi. “Harapan saya ada tindak lanjut dari kegiatan ini oleh MGMP sendir secara mandiri untuk menin gkatkan kompetensi guru mata pelajaran dan skill yang dimiliki,” ungkap Tumiwa seraya menambahkan, masing masing mata pelajaran harus menyusun program.
Tumiwa memberi apresiasi kegiqtan MGMP yang meng hadirman nara sumber luar biasa dan hebat hebat. Sebab ini akan menambah wawasan dan kompetensi dan skll masing masing guru mata pelajaran.
“MGMP wajib belanjut dan tidak kehabisan bahan unruk dkbahas. Sesuatu yang sering diulangi akan masuk memori jangka.panjang. Makanya harus disampaikan berulang ulang,” tegss Tumiwa seraya menambahkan jangan han ya bergerak kalau ada dana, tetapi harus mandirii dan tetap semangat.
Salah saru prngurus MGMP yang dimimntai kesan dan pesan selama mengikuti kegiqtan menyatakan salut atas suport Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado yang sudah memfasilitaai kegiatan ini.
Dikatakan. Ini merupakan peserta terbanyak karena hampir semua guru mqta pelajaran mengikuti dengan saksama setiap materi yang dibawakan para nara sumber.
“Kurikulum merdeka.banyak guru yang belum paham sehingga peserta MGMP yang sudah dibekali akan menjadi tutor bagi guru
Lainnya di masing masing satuan pendidikan.
“MGMP wadah pengembangan kompetensi berbagi praktik baik dan berkolaborasi,” ujarnya. (Meldi S)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *