PROSULUT.com, SINGAPURA — Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Thailand sepakat memperbarui kerja sama di bidang pendidikan guna memperluas kesempatan belajar bagi guru dan murid. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dan Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong di sela-sela Sidang Menteri Pendidikan ASEAN ke-14 (ASED) di Hotel Shangri-La, Singapura.
Pembaruan kerja sama dilakukan karena masa berlaku perjanjian sebelumnya telah berakhir, meski berbagai program kolaborasi tetap berjalan. Melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani pada Agustus 2026 saat kunjungan Menteri Pendidikan Thailand ke Indonesia, kedua negara berkomitmen memperkuat kemitraan pendidikan yang memberikan manfaat langsung bagi guru dan murid.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai program strategis, antara lain pertukaran guru dan murid, pelatihan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), pertukaran publikasi akademik, serta penguatan kolaborasi di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, menengah, hingga vokasi. Indonesia juga menawarkan program Darmasiswa sebagai bagian dari upaya mempererat diplomasi pendidikan dengan Thailand.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan pembaruan kerja sama difokuskan pada peningkatan wawasan global dan keterampilan digital bagi pendidik dan peserta didik. Menurutnya, penguatan program pertukaran dan pelatihan AI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi perkembangan teknologi.
Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong menyambut baik kesepakatan tersebut. Ia menilai kerja sama ini akan memperkuat pertukaran pengetahuan, pengakuan kualifikasi, penelitian, dan penyediaan beasiswa antarkedua negara. Melalui kolaborasi ini, Indonesia dan Thailand berharap dapat meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempererat hubungan masyarakat kedua negara di kawasan ASEAN.
Kontributor: Rany L; Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
(Pewarta: Jeffry Tulandi)




