PROSULUT.com, MANADO — Prestasi membanggakan ditorehkan SD Negeri 36 Manado. A. Soegimin, siswa kelas VI, terpilih menjadi salah satu peserta yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Cibubur, Jawa Barat.
Soegimin berhasil melewati rangkaian seleksi yang berlangsung secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan hingga tingkat Kota Manado.
Ketatnya proses seleksi tidak menyurutkan semangatnya hingga akhirnya dinyatakan lolos dan mendapat kesempatan mengikuti kegiatan berskala nasional tersebut.
Jambore Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 22 Agustus 2026 di Cibubur.
Dalam kegiatan ini, Soegimin akan bergabung dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala SD Negeri 36 Manado, Martha Torar, mengaku bangga atas terpilihnya salah satu siswanya dalam kegiatan tersebut.
“Ya, Soegimin salah satunya yang berangkat, setelah melewati seleksi secara ketat,” ujar Torar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).
Menurut Torar, keikutsertaan Soegimin dalam Jambore Nasional bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga merupakan kesempatan penting bagi dirinya untuk mengembangkan potensi dan menambah pengalaman.
“Ini adalah kesempatan bagi Soegimin untuk mengembangkan potensinya,” katanya.
Torar juga berpesan agar Soegimin menjaga kondisi tubuh selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, stamina dan kesehatan menjadi hal penting agar siswa tersebut dapat mengikuti kegiatan dengan baik hingga selesai.
“Kami berharap dia tetap menjaga stamina dan kesehatan,” ujarnya.
Lebih dari itu, Torar berharap pengalaman yang diperoleh Soegimin selama berada di Jambore Nasional dapat memberikan manfaat ketika kembali ke sekolah.
Pengetahuan, pengalaman dan nilai-nilai yang didapat selama kegiatan diharapkan bisa dibagikan kepada teman-temannya.
“Implementasinya akan bermuara pada teman-teman di sekolah,” kata Torar.
Keberhasilan Soegimin menembus seleksi hingga terpilih mengikuti Jambore Nasional menjadi motivasi tersendiri bagi keluarga besar SD Negeri 36 Manado.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa siswa di tingkat sekolah dasar memiliki peluang untuk berkembang dan berprestasi di tingkat nasional melalui proses pembinaan dan seleksi yang berjenjang.(jet)




