PROSULUT.com, MANADO — Perhatian dan kasih sayang orang tua terhadap anak tidak mengenal batas. Bahkan ketika anak berada di sekolah, kepedulian orang tua tetap hadir dalam berbagai bentuk. Hal itu terlihat jelas di SD Negeri 85 Manado menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pantauan tim Aliansi Pers Pendidikan Manado (APPM), Rabu (12/8/2026), menunjukkan antusiasme para orang tua murid yang datang ke sekolah dan terlibat langsung dalam mempersiapkan suasana kelas serta lingkungan sekolah menyambut perayaan kemerdekaan.
Bukan sekadar hadir, para orang tua bersama para guru turun tangan menghias ruang kelas, membersihkan ruangan, serta menata lingkungan sekolah agar terlihat lebih bersih, indah, dan semarak dengan nuansa kemerdekaan.
Kehadiran orang tua ini menjadi bukti nyata kuatnya hubungan antara keluarga dan sekolah. Mereka tidak hanya menyerahkan pendidikan anak sepenuhnya kepada guru, tetapi ikut mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi buah hati mereka.
Kepala SD Negeri 85 Manado, Johana Rampi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para orang tua murid.
Menurut Rampi, keterlibatan orang tua merupakan sesuatu yang sangat positif karena menunjukkan adanya dukungan terhadap berbagai program sekolah, terlebih dalam momentum memperingati HUT Kemerdekaan RI.
“Saya sangat senang melihat pengertian dan kepedulian orang tua murid. Mereka hadir bersama staf pengajar untuk menghiasi kelas, membersihkan ruangan, serta lingkungan sekolah,” ujar Rampi.
Ia menjelaskan, dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pihak sekolah juga telah menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan peserta didik maupun staf pengajar.
Sejumlah perlombaan digelar, di antaranya lomba kesenian dan olahraga. Selain untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, sportivitas, serta mempererat kebersamaan.
Bagi pihak sekolah, peringatan 17 Agustus bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengingatkan peserta didik tentang sejarah perjuangan bangsa dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
“Nilai-nilai perjuangan harus terus kita tanamkan kepada anak-anak. Mereka perlu mengetahui bahwa kemerdekaan yang kita nikmati saat ini tidak diperoleh dengan mudah, tetapi melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,” tutur Rampi.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan orang tua, guru, dan peserta didik pun menjadi pesan penting dalam peringatan HUT RI ke-81. Dari lingkungan sekolah, nilai persatuan dan kepedulian terus ditanamkan sejak dini.
Lebih dari sekadar menghias kelas, kehadiran orang tua di sekolah menjadi bentuk kasih sayang yang nyata kepada anak. Mereka ingin memastikan tempat anak belajar bukan hanya menjadi ruang untuk menimba ilmu, tetapi juga menjadi lingkungan yang nyaman untuk tumbuh, berkarakter, dan mengenal arti kebersamaan.
Kegiatan menyambut HUT RI ke-81 di SD Negeri 85 Manado akhirnya tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memperlihatkan satu hal penting, ketika orang tua dan sekolah berjalan bersama, pendidikan anak menjadi tanggung jawab yang dipikul secara gotong royong.(jet)




