Dandim 1301/Sangihe: Semangat Kemerdekaan Harus Diwujudkan dalam Persatuan dan Pengabdian

Posted on

PROSULUT.com, SANGIHE — Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Gelora Santiago, Jalan Stadion Tona, Kelurahan Tona II, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (17/8/2026) sore.

Sekitar 300 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, ASN, mahasiswa, pelajar, organisasi kepemudaan, Pramuka hingga masyarakat mengikuti upacara yang dimulai pukul 17.00 WITA tersebut. Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih dilaksanakan pasukan Paskibraka dengan Komandan Paskibraka Sertu Andisi. Perwira Upacara dijabat Kapten Inf Steven Tedy Yoseph, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Lettu Inf Dedy Dermawan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.E., Ketua DPRD Sangihe Denny Roy Tampi, Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., CRMP, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazaruddin, S.T., M.I.P., Plh. Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin J. Rumokor, S.H., M.H., Kajari Kepulauan Sangihe I Bagus Putra Gede Agung, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda lainnya.

Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazaruddin mengapresiasi seluruh personel dan elemen masyarakat yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan upacara tidak terlepas dari kesiapan personel serta sinergi seluruh pihak sejak tahap persiapan hingga kegiatan berakhir.

“Penurunan bendera ini merupakan tugas yang dipercayakan kepada kami untuk dilaksanakan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian dapat berjalan dengan baik. Semua tim dapat bekerja sama sehingga pelaksanaan tugas ini berlangsung sukses,” ujar Nazaruddin.

Ia menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan yang mengorbankan tenaga, pikiran, harta benda hingga jiwa dan raga demi berdirinya bangsa Indonesia.

Karena itu, Nazaruddin mengajak masyarakat Sangihe mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, menjaga persatuan dan kesatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa. Menurutnya, perjuangan generasi saat ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan melalui karya, kerja dan pengabdian.

“Kalau dahulu para pahlawan berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan mengorbankan jiwa dan raga, maka tugas kita sekarang adalah mempertahankan, mengisi dan melanjutkan hasil perjuangan tersebut dengan bekerja, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan daerah,” tegasnya.

Nazaruddin juga menilai upacara penurunan bendera menjadi gambaran pentingnya sinergi dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. Ia berharap semangat persatuan, kebersamaan dan pengabdian yang terlihat dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Indonesia.

Seluruh rangkaian upacara penurunan Bendera Merah Putih berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 17 Agustus 2026.

(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *