PROSULUT.com, MANADO — SDN 93 Manado yang berlokasi di Lorong 16 Mei, Kompleks Teling Lembah, mendorong kolaborasi bersama berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadikan sekolah tersebut sebagai salah satu pilihan utama bagi peserta didik di wilayah sekitar.
Kepala SDN 93 Manado, Jerry Ngantung, mengatakan kerja sama dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sekolah.
Menurutnya, masih terdapat banyak anak usia sekolah di sekitar wilayah tersebut yang memilih bersekolah di yayasan meskipun harus membayar biaya pendidikan.
Kondisi ini menjadi salah satu tantangan bagi pihak sekolah untuk meningkatkan daya tarik dan kualitas SDN 93 Manado.
“Kami akan berusaha sebaik mungkin menjadikan SDN 93 sebagai sekolah andalan bagi peserta didik yang berada di wilayah, termasuk wilayah zonasi,” ujar Jerry saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/9).
Ia menambahkan, berbagai langkah pembenahan dan inovasi yang akan dilakukan merupakan bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Kota Manado, khususnya Dinas Pendidikan, dalam mencerdaskan anak bangsa dan mewujudkan Manado yang sejahtera.
Salah satu perhatian utama adalah pemenuhan tenaga pendidik karena jumlah guru saat ini masih terbatas.
“Tenaga pendidik memang harus diprioritaskan karena memang sangat kurang, terlebih guru agama Islam. Ada enam kelas, sedangkan guru kelas hanya empat,” jelasnya.
Jerry Ngantung sendiri telah diangkat sebagai kepala sekolah definitif oleh Pemerintah Kota Manado pada 20 Agustus, menggantikan Ranny Taroreh yang sebelumnya menjabat Plt dan kemudian menjadi kepala sekolah definitif di SDN 21 Manado.
Dengan bekal sertifikat BCKS yang diperoleh pada 2025 serta gagasan kreatif yang dimilikinya, Jerry berkomitmen melakukan berbagai terobosan untuk memajukan SDN 93 Manado dan meningkatkan pelayanan pendidikan bagi peserta didik.




