Dari Tahuna Menembus Cirebon, Vanio Johanis Tempuh Babak Baru Karier Sepak Bola

Posted on

PROSULUT.com, TAHUNA — Pesepak bola muda asal Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Vanio Johanis, membuka lembaran baru dalam perjalanan sepak bolanya. Pemain kelahiran Tahuna, 20 April 2013, itu mendapat kesempatan bergabung dalam pembinaan Cirebon United U14, Jawa Barat.

Kesempatan tersebut menjadi langkah penting bagi Vanio untuk mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman di lingkungan sepak bola yang lebih kompetitif. Bergabungnya Vanio bukan sekadar perpindahan klub, tetapi bagian dari proses pembinaan untuk meningkatkan kemampuan teknik, pemahaman permainan, kedisiplinan, serta mental bertanding.

Kecintaan Vanio terhadap sepak bola telah tumbuh sejak usia dini. Sebelum melangkah ke Cirebon United U14, ia terlebih dahulu menjalani proses pembinaan bersama SSB Malahasa. Selain sepak bola, Vanio juga memiliki pengalaman bermain futsal bersama Jalabat FC, yang menjadi bagian dari perjalanan kompetitifnya sejak usia muda.

Kini, bersama Cirebon United U14, Vanio menghadapi tantangan baru. Ia harus mampu beradaptasi dengan pola latihan, sistem permainan, karakter rekan setim, serta tuntutan kompetisi di lingkungan pembinaan yang berbeda.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam membentuk dirinya menjadi pemain yang lebih matang.

“Saya senang dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan bergabung dengan Cirebon United. Saya ingin belajar lebih banyak, menambah pengalaman, dan terus meningkatkan kemampuan saya dalam bermain sepak bola,” ujar Vanio.

Vanio mengaku kecintaannya terhadap sepak bola telah menjadi motivasi untuk terus berkembang. “Dari kecil saya memang suka bola. Kalau ada kesempatan bermain, saya senang sekali. Sekarang saya ingin lebih serius berlatih dan mengikuti arahan pelatih,” katanya.

Meski masih berusia muda, Vanio memahami bahwa perjalanan menuju prestasi membutuhkan kerja keras, disiplin dan ketekunan. “Saya tahu di sini pasti ada tantangan dan persaingan. Saya ingin tetap disiplin, tidak mudah menyerah, mendengarkan pelatih, dan memberikan yang terbaik setiap latihan maupun pertandingan,” ungkapnya.

Dari Tahuna menuju Cirebon, perjalanan Vanio Johanis kini memasuki fase baru. Langkah tersebut menjadi kesempatan bagi talenta muda Sangihe itu untuk terus belajar, mengasah kemampuan dan membuktikan bahwa kerja keras sejak usia dini dapat membuka jalan menuju jenjang pembinaan sepak bola yang lebih luas.
(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *