PROSULUT.com, MANADO — Sebanyak enam guru peserta Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) dari Kabupaten Kepulauan Sangihe mengikuti pembekalan dan pendampingan di SD Negeri 03 Manado, Rabu (6/10/2026).
Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Kepulauan Sangihe ini merupakan bagian dari tahapan persiapan calon kepala sekolah sebelum nantinya dipercaya memimpin satuan pendidikan.
Kepala SD Negeri 03 Manado, Nila Hamadi, yang juga bertindak sebagai mentor, mengatakan enam peserta tersebut merupakan gelombang pertama BCKS dari Kabupaten Kepulauan Sangihe yang mengikuti tahapan kegiatan di Kota Manado.
“Mereka sudah empat hari berada di Kota Manado dan hari ini merupakan hari terakhir,” ujar Nila di sela-sela kegiatan, Rabu (6/10/2026).
Nila menjelaskan, setelah menyelesaikan tahapan kegiatan di SD Negeri 03 Manado, para peserta akan melanjutkan rangkaian pembekalan berikutnya pada Kamis di salah satu hotel di Kabupaten Minahasa Utara.
Menurutnya, proses tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan dan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas sebagai calon pemimpin satuan pendidikan.
Program BCKS sendiri merupakan bagian dari proses penyiapan guru-guru terpilih yang akan diproyeksikan menjadi kepala sekolah. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan sebagai pendidik, tetapi juga harus memiliki kompetensi kepemimpinan, manajerial, pengembangan satuan pendidikan serta kemampuan mengambil keputusan dan membangun kolaborasi.
Melalui tahapan seleksi, pelatihan dan pendampingan tersebut, para peserta diharapkan mampu memahami tanggung jawab kepala sekolah secara lebih komprehensif.
Sebab, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran yang dituntut mampu menggerakkan guru, menciptakan lingkungan belajar yang baik dan meningkatkan mutu pendidikan.
Kehadiran enam BCKS Sangihe di SD Negeri 03 Manado sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon pemimpin pendidikan yang memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan di satuan pendidikan.
Dengan bekal yang diperoleh selama proses pembekalan, keenam peserta diharapkan nantinya mampu membawa semangat perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.




