PROSULUT.com, TAHUNA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kepulauan Sangihe memberikan edukasi bahaya narkoba kepada 104 peserta didik baru SMK Negeri 2 Tahuna dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala BNNK Kepulauan Sangihe, Meyland Manarat, S.H., itu menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pelajar terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sejak dini.
Meyland Manarat mengatakan, MPLS merupakan momentum yang tepat untuk membekali siswa dengan pemahaman mengenai bahaya narkoba sekaligus menanamkan kemampuan mengenali dan menolak berbagai bentuk pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Menurutnya, pengetahuan tersebut penting agar para pelajar mampu mengambil keputusan yang tepat demi menjaga masa depan mereka.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa mendapat materi mengenai dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan, kehidupan sosial, hingga masa depan. BNNK juga mengajak para pelajar membangun karakter yang kuat, meningkatkan rasa percaya diri, serta lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan sebagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba.
“Melalui kegiatan MPLS ini, kami memberikan pemahaman kepada para siswa agar memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba, khususnya di lingkungan pendidikan. Kami ingin mereka memahami risiko dan dampak buruk narkoba sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi berbagai bentuk pengaruh negatif,” ujar Meyland.
Ia juga mengimbau para siswa untuk tetap fokus mengejar cita-cita, meningkatkan prestasi, dan tidak mudah tergiur ajakan yang dapat menjerumuskan ke penyalahgunaan narkotika.
“Narkoba tidak pernah memberikan manfaat, melainkan hanya merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, dan memupus impian generasi muda,” tegasnya.
Melalui edukasi ini, BNN Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap para peserta didik menjadi pelopor hidup sehat serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Yosua Patras.




