Kemarau Mencekik Sangihe, Kodim 1301 Turun Tangan Salurkan Air Bersih untuk Warga

Posted on

PROSULUT.com, SANGIHE — Kemarau berkepanjangan mulai memicu persoalan serius bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ketika ketersediaan air bersih semakin terbatas, Kodim 1301/Sangihe bergerak turun ke lapangan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

Melalui jajaran Koramil, personel Kodim 1301/Sangihe menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak pada Selasa (29/9/2026).

Bantuan ini diberikan sebagai respons terhadap kondisi warga yang mulai kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari akibat menurunnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau.

Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi. Nazarudin, S.T., M.I.P., mengatakan pihaknya terus memantau kondisi wilayah dan siap mengambil langkah bantuan sesuai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, persoalan air bersih harus mendapat perhatian karena menyangkut langsung kebutuhan dasar, kesehatan, serta aktivitas warga.

“Kami akan terus berupaya hadir bersama masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan ptanggung jawab kami untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga,” ujar Nazarudin.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan air bersih akan terus dikoordinasikan dengan pemerintah setempat agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kodim juga akan memantau perkembangan kondisi di lapangan selama kemarau masih berlangsung.

Nazarudin menegaskan, menghadapi dampak kekeringan membutuhkan kebersamaan dan sinergi seluruh pihak.
“Yang paling penting dalam menghadapi kondisi seperti ini adalah kebersamaan. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus berkoordinasi dan saling membantu. Selama masyarakat membutuhkan dan kondisi di lapangan masih memungkinkan, jajaran Kodim akan berupaya hadir untuk membantu meringankan kesulitan warga,” tegasnya.

Kehadiran prajurit Kodim 1301/Sangihe di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa persoalan air bersih bukan sekadar masalah ketersediaan sumber daya, tetapi menyangkut kebutuhan hidup warga. Di tengah kemarau yang belum berakhir, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan
warga dalam menghadapi dampak kekeringan.

Yosua Patras

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *