GEMA MAKASE Jadi Gerakan Bersama, SDN 07 Manado Jemput Anak Putus Sekolah

Posted on

PROSULUT.com, MANADO – Semangat mengembalikan anak-anak ke bangku sekolah terus digelorakan melalui program Gerakan Masyarakat Manado Kembalikan Anak Bersekolah (GEMA MAKASE). Mendukung program Pemerintah Kota Manado tersebut, SD Negeri 07 Manado menggandeng pemerintah kelurahan dan ketua lingkungan untuk mencari serta mendata anak usia sekolah yang belum bersekolah maupun yang terpaksa berhenti sekolah.

Kepala SD Negeri 07 Manado, Sandra Tamaka, mengatakan keterlibatan pemerintah setempat hingga tingkat lingkungan sangat penting dalam menyukseskan GEMA MAKASE. Sebab, keberadaan anak-anak yang belum bersekolah atau putus sekolah perlu diketahui secara langsung agar dapat segera diberikan solusi dan diarahkan kembali ke dunia pendidikan.

“Jika ada anak yang putus sekolah atau belum sekolah, diharapkan dapat dibawa ke sekolah untuk dididik,” ujar Sandra saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, sekolah akan terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan kelurahan serta ketua lingkungan dalam menjangkau anak-anak usia sekolah. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian sekolah agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan hanya karena berbagai persoalan yang dihadapinya.

Sandra menegaskan, GEMA MAKASE merupakan program Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang membutuhkan dukungan semua pihak. Sekolah, pemerintah, orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak tetap berada dalam jalur pendidikan.

“Semua harus sekolah. Ini merupakan perintah agar anak di Kota Manado wajib mendapatkan pendidikan,” tegasnya.

Ia berharap melalui kolaborasi tersebut, anak-anak yang selama ini belum bersekolah atau mengalami putus sekolah dapat segera teridentifikasi dan mendapatkan pendampingan untuk kembali belajar. Bagi SDN 07 Manado, GEMA MAKASE bukan sekadar program, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membuka kembali pintu pendidikan bagi setiap anak.

Dengan demikian, semangat “semua harus sekolah” diharapkan benar-benar dapat diwujudkan dari lingkungan terkecil, sehingga tidak ada lagi anak usia sekolah di wilayah Manado yang tertinggal dari pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *