Baru 10 Persen, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe Tegaskan RTLH di Sitaro Tak Boleh Asal Jadi

Posted on

PROSULUT.com, SITARO – Pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe di Kabupaten Kepulauan Sitaro telah mencapai progres 10 persen hingga Jumat (16/10/2026).

Di tengah proses pengerjaan yang masih berlangsung, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, Letkol Czi. Nazarudin, S.T., M.I.P., menegaskan agar personel mengutamakan kualitas bangunan sehingga rumah yang dibangun benar-benar layak, aman, dan nyaman ditempati masyarakat penerima bantuan.

Saat ini, personel Satgas TMMD tengah mengerjakan pembuatan dan pemasangan batako sebagai bagian dari tahapan pembangunan rumah. Pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan ketelitian serta mutu material dan hasil pengerjaan.

Nazarudin menegaskan, pembangunan RTLH tidak semata-mata berorientasi pada kecepatan penyelesaian, tetapi juga harus menghasilkan bangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima bantuan.

“Pembangunan RTLH harus dikerjakan dengan baik dan penuh tanggung jawab agar hasilnya berkualitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan koordinasi seluruh personel Satgas di lapangan. Menurutnya, kerja sama yang baik menjadi kunci agar setiap tahapan pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

“Kami menekankan pentingnya kerja sama dan ketelitian personel agar proses pembangunan berjalan lancar serta mencapai hasil yang maksimal,” jelas Nazarudin.

Melalui pembangunan RTLH ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe berupaya membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Program tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas hidup warga di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Satgas TMMD pun terus melanjutkan pekerjaan sesuai tahapan yang direncanakan, dengan kualitas sebagai perhatian utama. Diharapkan, pembangunan rumah tersebut dapat diselesaikan dengan hasil maksimal sehingga nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima bantuan.

(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *