Dana BOS Tak Kunjung Cair, Sekolah Dipaksa “Berutang Demi Negara”: Pendidikan Nyaris Lumpuh

Posted on

PROSULUT.com, MANADO – Di tengah gencarnya slogan mencerdaskan kehidupan bangsa, realitas di lapangan justru berbanding terbalik. Ribuan siswa dan ratusan sekolah kini terjebak dalam ketidakpastian akibat mandeknya pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sebanyak 5.790 peserta didik kelas VI dari 226 satuan pendidikan negeri dan swasta di Manado tetap mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2025/2026.

Senin depan, pelaksanaan akan memasuki gelombang ke-3. Namun di balik itu, sekolah-sekolah sedang berjuang keras menutup kebutuhan biaya tanpa sokongan anggaran utama.

Bukan hanya TKA, agenda lain seperti kegiatan Pramuka hingga peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei juga sudah di depan mata.

Semua membutuhkan biaya, sementara dana BOS yang menjadi tulang punggung operasional justru belum kunjung cair.

Ironisnya, seluruh laporan dan persyaratan administrasi telah diselesaikan sejak lama. Namun hingga kini, pencairan tak kunjung terealisasi.

Bahkan, sejumlah sekolah mengaku belum menerima dana sejak Januari.

“Kami dipaksa bertahan dengan kondisi ini. Untuk menjalankan kegiatan saja, kami harus meminjam uang. Ini bukan sekadar sulit, ini memalukan,” ujar sumber terpercaya.

Situasi ini menempatkan sekolah pada posisi yang tidak manusiawi, tetap dituntut menjalankan program pemerintah, tetapi tanpa dukungan anggaran yang memadai.

Guru dan tenaga pendidikan bukan hanya mengajar, tetapi juga harus “memutar otak” mencari dana demi menjaga roda pendidikan tetap berjalan.

Seruan pun ditujukan kepada pemerintah daerah, khususnya Wali Kota, untuk tidak menutup mata. Keterlambatan ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan ancaman nyata bagi keberlangsungan pendidikan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya kegiatan tambahan yang terganggu proses belajar mengajar pun terancam lumpuh.

Pertanyaannya sederhana, bagaimana mungkin pendidikan diminta maju, jika sekolah dibiarkan berjuang sendiri tanpa kepastian anggaran.(jet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *