PROSULUT.com, SANGIHE – Camat Tabukan Utara, Marwan Nikiulu, S.Sos., M.Si., mengingatkan empat calon Kapitalaung Kampung Petta Barat agar tidak sekadar mengumbar janji politik tanpa perhitungan dan kepastian realisasi.
Pesan tegas itu disampaikan dalam kampanye dialog Pemilihan Kapitalaung periode 2026–2034 di Al-Khairat, Kampung Petta Barat, Selasa (13/10/2026), yang dihadiri langsung Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M.
Marwan menegaskan, kampanye dialog seharusnya menjadi ajang bagi setiap kandidat untuk menawarkan gagasan pembangunan yang realistis, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat, bukan sekadar meraih simpati pemilih. Menurutnya, visi dan misi yang disampaikan harus mencerminkan kemampuan calon dalam memahami persoalan kampung sekaligus memberikan solusi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan hanya menawarkan janji tanpa mempertimbangkan kemampuan untuk merealisasikannya,” tegas Marwan di hadapan para kandidat dan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran kampung, termasuk dana desa, harus menjadi pertimbangan utama dalam menyusun program kerja. Setiap calon dituntut memahami kondisi keuangan kampung agar program yang dijanjikan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar dapat diwujudkan ketika mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin.
Selain menyoroti kualitas program, Marwan meminta keempat kandidat dan seluruh pendukung menjaga persaingan tetap sehat, menjunjung sportivitas, serta menghindari praktik politik uang. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan maupun memecah belah masyarakat Kampung Petta Barat.
“Siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik. Persatuan dan keharmonisan kampung jauh lebih penting daripada kepentingan kelompok maupun pribadi,” ujarnya.
Kampanye dialog tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Sangihe Deni Roy Tampi, S.E., jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), tim pendamping dan monitoring pemerintah kabupaten, staf khusus bupati, serta unsur pemerintah kecamatan dan kampung. Kehadiran jajaran pemerintah ini menjadi bagian dari pengawasan dan pendampingan tahapan pemilihan agar berlangsung tertib dan demokratis.
Marwan berharap, Pemilihan Kapitalaung Kampung Petta Barat tidak hanya menghasilkan pemimpin yang mampu menyampaikan janji, tetapi juga sosok yang memiliki integritas, memahami kebutuhan masyarakat, dan sanggup menjalankan program sesuai kemampuan anggaran. Ia mengajak masyarakat menilai setiap kandidat secara objektif berdasarkan visi, misi, kapasitas, dan komitmen nyata demi kemajuan kampung.
(Yosua Patras)




