Gubernur Yulius Tantang Generasi Muda BMR: Jangan Jadi Pencari Kerja, Jadilah Pencipta Peluang

Posted on

PROSULUT com, KOTAMOBAGU – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menantang generasi muda Bolaang Mongondow Raya (BMR) untuk mengubah pola pikir dari sekadar mencari pekerjaan menjadi pencipta peluang, inovator, sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.

Ajakan itu disampaikan Gubernur Yulius, saat memberikan kuliah umum bertajuk “Peran Generasi Muda BMR dalam Mewujudkan Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”, dalam rangka Sidang Senat Terbuka Wisuda IAIK bersama STIMIK Multicom Kotamobagu di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jumat (4/9/2026).

Menurut Gubernur Yulius, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan Sulut. Apalagi, letak geografis Sulawesi Utara di kawasan Samudera Pasifik menjadi modal besar untuk mendorong daerah ini berkembang sebagai pusat perdagangan, super-hub, dan pintu gerbang Indonesia menuju Asia Timur serta kawasan Pasifik.

Di hadapan civitas akademika dan para wisudawan, Gubernur Yulius, turut memaparkan capaian pembangunan Sulut.
Pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II 2026 mencapai 5,42 persen, sementara IPM Sulut 2025 berada di angka 76,32. Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan ketenagakerjaan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,85 persen.

Tantangan tersebut, kata Gubernur Yulius, harus dijawab dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Provinsi Sulut terus memperkuat sektor pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan, termasuk revitalisasi 50 sekolah serta program peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK).

Tak hanya itu, pengembangan konektivitas dan sektor ekonomi juga terus didorong melalui penerbangan internasional, penguatan pariwisata dan olahraga, serta pengembangan potensi daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk membuka semakin banyak ruang bagi generasi muda dalam berusaha dan berkarya.

Kepada para wisudawan, Yulius mengingatkan bahwa gelar akademik bukanlah garis akhir perjalanan. “Jangan hanya menunggu pekerjaan. Berani menciptakan peluang, membangun usaha, berinovasi, dan terus meningkatkan kompetensi,” tegasnya.

Gubernur Yulius, berharap para lulusan perguruan tinggi di BMR mampu membawa ilmu pengetahuan ke tengah masyarakat, memiliki mental tangguh, menjaga integritas, serta berani mengambil peran dalam pembangunan.
“Jangan berhenti pada gelar,” pesannya, seraya mengajak generasi muda menjadi bagian dari terwujudnya Sulut yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.(ist/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *