PROSULUT.com, WAREMBUNGAN — Di tengah suasana pagi yang diselimuti mendung dan guyuran hujan, semangat iman Jemaat GMIM G-WALE Warembungan tetap menyala. Minggu, 17 Mei 2026, menjadi momen penuh sukacita ketika jemaat dengan setia datang bersekutu untuk memuliakan Tuhan, membuktikan bahwa cuaca tak mampu menghalangi kasih dan kerinduan mereka untuk beribadah.
Dari sudut dusun yang sederhana di Warembungan, terpancar kehidupan jemaat yang hidup rukun, damai, dan penuh kebersamaan. Satu per satu jemaat hadir dengan hati yang tulus, memenuhi rumah ibadah dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Ibadah Minggu dipimpin langsung oleh Ketua Jemaat, Pdt. Inggrit Matheos Kindangen, M.Th. Pembacaan firman Tuhan diambil dari Surat Ibrani 1:5-14 dengan perikop “Anak Allah Lebih Tinggi daripada Malaikat-Malaikat.”
Dalam penyampaian firman, Pdt. Inggrit mengingatkan jemaat tentang kondisi kehidupan manusia saat ini yang semakin sibuk mengejar kepentingan pribadi dan perlahan mulai kehilangan kepedulian terhadap sesama.
“Tanpa disadari, manusia sering terbawa oleh jabatan, kesibukan, bahkan kecanggihan teknologi, hingga merasa mampu menempatkan diri di posisi yang bukan miliknya. Padahal Tuhan Yesus Kristus adalah Raja di atas segala raja dan kerajaan-Nya kekal untuk selama-lamanya,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa malaikat adalah perantara antara manusia dan Tuhan, sementara kemuliaan tertinggi hanya milik Tuhan semata. Jemaat pun diajak untuk tetap rendah hati, menjaga iman, dan tidak membiarkan keangkuhan maupun perkembangan zaman menggeser Tuhan dari pusat kehidupan.
Firman Tuhan yang disampaikan membawa penguatan dan pengharapan bagi seluruh jemaat. Meski langit masih tampak mendung, hujan perlahan reda saat ibadah usai. Jemaat pulang dengan hati penuh damai sejahtera, membawa sukacita serta berkat firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.(jet)




