HUT ke-81 RI di Sangihe, Kodim 1301 Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian

Posted on

TAHUNA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi momentum memperkuat persatuan, sinergi antarlembaga, serta komitmen menjaga keamanan di wilayah perbatasan. Hal itu ditegaskan jajaran Kodim 1301/Sangihe melalui kehadiran dalam upacara HUT ke-81 RI yang dirangkaikan dengan penyerahan Remisi Umum Tahun 2026 di Lapas Kelas II B Tahuna, Senin (17/8/2026).

Upacara digelar di Lapangan Upacara Lapas Kelas II B Tahuna, Jalan Merdeka Nomor 21, Kelurahan Soataloara II, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mulai pukul 07.10 WITA. Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Tahuna, DPRD, jajaran Lapas, serta warga binaan.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Johanes E.H. Pilat, S.Sos., bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Kodim 1301/Sangihe diwakili Kasdim Kapten Inf Ferdinan Tedampa yang hadir mewakili Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazaruddin.

Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazaruddin menegaskan, kemerdekaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui pengabdian, kerja nyata, kedisiplinan, kepedulian terhadap masyarakat, serta komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kemerdekaan bukan hanya untuk diperingati, tetapi harus diisi dengan kerja nyata dan tanggung jawab. Mari kita kembali memperkuat semangat persatuan, meningkatkan pengabdian dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Nazaruddin.

Ia menambahkan, sebagai satuan kewilayahan, Kodim 1301/Sangihe memiliki tanggung jawab untuk terus membangun komunikasi dan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, lembaga negara, serta seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan Sangihe yang aman, tertib, kondusif, dan mampu mendukung pembangunan daerah.

Nazaruddin juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, dan sikap saling menghormati merupakan nilai perjuangan yang harus terus dipelihara agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, upacara tersebut juga menjadi momentum pemberian Remisi Umum Tahun 2026 bagi warga binaan Lapas Kelas II B Tahuna. Sebanyak 82 warga binaan menerima remisi dengan besaran berbeda, mulai dari satu hingga enam bulan, sementara dua warga binaan memperoleh Remisi Umum II.

Dari dua penerima Remisi Umum II tersebut, masing-masing mendapatkan pengurangan masa pidana dua dan enam bulan. Salah satu warga binaan, Natalia Lambansiang, dinyatakan langsung bebas setelah memperoleh remisi pada momentum peringatan kemerdekaan tahun ini.

Nazaruddin menilai pemberian remisi merupakan bagian dari proses pembinaan yang harus dimanfaatkan warga binaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Ia berharap mereka yang nantinya kembali ke tengah masyarakat mampu menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, produktif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

Peringatan HUT ke-81 RI di Lapas Kelas II B Tahuna sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian. Bagi jajaran Kodim 1301/Sangihe, menjaga keamanan wilayah, membangun sinergi, membantu masyarakat, dan memperkuat persatuan merupakan bagian dari upaya mengisi kemerdekaan.

“Semangat para pahlawan harus menjadi teladan bagi kita semua. TNI akan terus hadir bersama pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Nazaruddin.(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *