PROSULUT.com WAREMBUNGAN — Ibadah jemaat GMIM G-WALE Warembungan, berlangsung penuh penghayatan firman Tuhan. Ibadah dipimpin Ketua Jemaat Wilayah Warembungan, Pdt. Ollie Mamesah, dengan pembacaan Alkitab dari 1 Korintus 1:18–2:5 bertema Hikmat Allah dan Hikmat Manusia. Minggu, 10 Mei 2026.
Dalam khotbahnya, Pdt. Ollie Mamesah mengingatkan jemaat agar tidak bergantung pada hikmat dan kekuatan manusia semata. Menurutnya, manusia sering merasa mampu menyelesaikan segala sesuatu dengan kekuatan, kekayaan, maupun kemampuan yang dimiliki.
“Kadang manusia merasa memiliki kelebihan tersendiri, baik dari segi ekonomi, kedudukan maupun kemampuan. Namun di balik itu masih ada yang tertindas dan kurang mampu,” ujarnya.
Ia mencontohkan kehidupan di kota Korintus pada masa jemaat mula-mula. Kota tersebut dikenal kaya dan berkembang pesat, namun kemajuan itu justru memunculkan kelompok-kelompok dan perpecahan karena masing-masing merasa lebih unggul.
Padahal, lanjutnya, di hadapan Tuhan semua manusia sama. Tuhan tidak melihat status maupun kekuatan manusia, melainkan hati yang mau dipakai untuk kemuliaan-Nya.
Sebagai contoh, ia mengangkat kisah Daud yang awalnya hanyalah seorang penjaga ternak, namun dipakai Tuhan menjadi pemimpin besar bagi bangsa Israel.
“Banyak contoh dalam Alkitab yang mengajarkan bahwa Tuhan bekerja bukan berdasarkan kekuatan manusia, tetapi menurut kehendak dan kuasa-Nya,” katanya.
Pesan firman tersebut juga menjadi pengingat bagi warga GMIM yang akan menghadapi pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) tahun 2026. Jemaat diajak untuk tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap proses pelayanan dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi maupun kelompok.
Di akhir khotbah, jemaat kembali diingatkan bahwa ketika percaya kepada Tuhan, Roh Kudus akan menuntun setiap langkah kehidupan orang percaya.(jet)




