PROSULUT.com, MANADO – Perjalanan panjang dalam dunia pendidikan dan pengabdian akademik mengantarkan Prof. Dr. dr. Grace Debbie Kandou, M.Kes., mencapai salah satu puncak tertinggi dalam karier akademiknya sebagai Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Lahir di Ujung Pandang, 26 September 1967, Grace Debbie Kandou merupakan sosok akademisi yang menapaki perjalanan pendidikan dari bangku sekolah hingga perguruan tinggi.
Dedikasi terhadap dunia pendidikan dan kesehatan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya sebagai seorang perempuan yang berkiprah di lingkungan akademik.
Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Kristen TABITA Manado, yang diselesaikannya pada 1979. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Manado hingga 1982, sebelum menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Manado pada 1985.
Selepas pendidikan menengah, Grace melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.
Pilihan menekuni bidang kedokteran menjadi fondasi penting dalam perjalanan akademiknya, yang kemudian berkembang hingga dirinya dipercaya mengemban jabatan Guru Besar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat.
Dengan pangkat Pembina Utama, golongan IV/e, serta gelar akademik Prof. Dr. dr. Grace Debbie Kandou, M.Kes., dirinya menjadi bagian dari kalangan akademisi yang memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan tinggi, dan kesehatan masyarakat.
Menapaki Perjalanan Akademik
Menjadi seorang Guru Besar bukan sekadar pencapaian dalam perjalanan karier, melainkan juga merupakan bentuk pengakuan atas perjalanan panjang di dunia akademik.
Posisi tersebut menempatkan Grace Debbie Kandou dalam lingkungan akademisi yang memiliki tanggung jawab besar terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan.
Sebagai Guru Besar FKM Unsrat, kiprahnya berada dalam lingkup pendidikan kesehatan masyarakat, bidang yang memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Perjalanan akademiknya juga menjadi gambaran bahwa pendidikan merupakan proses panjang yang membutuhkan ketekunan, komitmen, dan konsistensi. Dari bangku sekolah di Manado hingga mencapai jabatan akademik tertinggi, setiap tahap menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya sebagai seorang akademisi.
Keluarga sebagai Bagian dari Perjalanan Hidup
Di balik kesibukannya sebagai akademisi, Grace Debbie Kandou juga menjalani kehidupan keluarga.
Ia menikah dengan dr. Janry Antonius Pangemanan, Sp.JP(K), FIHA, dan dikaruniai tiga orang anak.
Ketiga anaknya yakni Stephanie Juliana Pangemanan, S.H., dr. Gerrit Jefferson Pangemanan, S.Ked., serta dr. Angela Aprilia Pangemanan, S.Ked.
Kehidupan keluarga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang akademisi dalam menjalankan tanggung jawab profesional dan kehidupan pribadi.
Dengan perjalanan pendidikan dan capaian akademik yang dimiliki, Prof. Dr. dr. Grace Debbie Kandou, M.Kes., menjadi salah satu figur perempuan yang turut mewarnai dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Utara, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat.(jet)




