PROSULUT.com, MANADO — Proses revitalisasi di SMP Negeri 2 Manado tengah berlangsung. Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan selama pekerjaan berlangsung, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran dua sif.
Hal tersebut disampaikan Kepala SMP Negeri 2 Manado, Meytha Wongkar, S.Pd., M.Pd., di sela-sela apel memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).
Menurut Meytha, penerapan dua sif merupakan bentuk penyesuaian sekolah terhadap kondisi selama proses revitalisasi. Langkah ini dilakukan agar aktivitas pembelajaran peserta didik tetap berlangsung meskipun sejumlah bagian lingkungan sekolah sedang dalam proses pengerjaan.
Pihak sekolah terus melakukan pengaturan terhadap pelaksanaan KBM sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara tertib dan efektif. Penyesuaian tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga hak peserta didik untuk tetap memperoleh layanan pendidikan selama revitalisasi berlangsung.
Revitalisasi SMP Negeri 2 Manado diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, lingkungan belajar diharapkan semakin nyaman dan mampu menunjang proses pendidikan bagi para peserta didik.
Dengan demikian, proses pembangunan dan kegiatan pendidikan tetap dapat berjalan beriringan. Sekolah memastikan revitalisasi tidak menghentikan aktivitas belajar, melainkan dilakukan dengan penyesuaian melalui sistem dua sif.(jet)




