Meytha Wongkar, M.Pd

SMP Negeri 2 Manado Larang Siswa Hadir Saat Pengumuman Kelulusan

Posted on

PROSULUT.com, MANADO — Demi menjaga ketertiban dan keselamatan siswa, SMP Negeri 2 Manado mengambil langkah tegas dengan melarang seluruh siswa kelas IX hadir di sekolah saat pengumuman kelulusan tahun ajaran 2025/2026.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap aksi konvoi dan euforia berlebihan yang kerap terjadi usai pengumuman kelulusan. Pihak sekolah bersama orang tua siswa sepakat bahwa hasil kelulusan nantinya hanya dapat diambil oleh orang tua atau wali murid pada 2 Juni 2026.

Kepala SMP Negeri 2 Manado, Meytha Wongkar, M.Pd menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah preventif demi menghindari potensi gangguan keamanan maupun hal-hal yang dapat merugikan siswa sendiri.

“Kami tidak mengizinkan siswa datang ke sekolah saat pengumuman kelulusan. Yang hadir hanya orang tua atau wali murid untuk mengambil hasil kelulusan. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama demi mencegah konvoi dan menjaga ketertiban,” tegas Wongkar.

Menurutnya, momen kelulusan seharusnya disyukuri dengan cara yang positif dan tidak berlebihan. Apalagi, para siswa masih akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga diharapkan tetap menjaga sikap dan nama baik sekolah.

Meski tidak hadir saat pengumuman kelulusan, para siswa nantinya tetap akan mengikuti kegiatan perpisahan sekolah yang telah dijadwalkan pihak sekolah.

Diketahui, pada tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 241 siswa peserta ujian di SMP Negeri 2 Manado telah menyelesaikan seluruh tahapan ujian sesuai ketentuan yang berlaku.

Di akhir penyampaiannya, pihak sekolah memberikan pesan motivasi kepada seluruh siswa agar terus berjuang meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus yang membanggakan bangsa dan negara.

“Teruslah belajar, jaga sikap, dan kejarlah cita-cita setinggi langit,” tutup Wongkar.(jet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *