Ketua Rombongan Rahman Klarifikasi Isu Liburan ke Singapura: Kami Bertugas ke Medan, Changi Hanya Tempat Transit

Posted on

PROSULUT.com, MANADO – Polemik yang berkembang di media sosial terkait foto sejumlah kepala sekolah asal Kota Manado di Bandara Changi, Singapura, akhirnya mendapat penjelasan.

Rombongan kepala sekolah menegaskan bahwa keberangkatan mereka bukan untuk berlibur, melainkan menjalankan tugas resmi menghadiri rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan yang akan berlangsung selama 6 hari(29 Juni sampai 4 Juli 2026.

Ketua rombongan, Rahman Manggopa yang juga Kepala SMP Negeri 1 Manado, melalui telepon seluler pada Minggu 28/6 malam tepatnya 23: 00. Wita menjelaskan kepada Prosulut.com bahwa keberadaan mereka di Bandara Changi hanya merupakan bagian dari transit penerbangan menuju Medan.

Jalur tersebut dipilih karena dinilai lebih efisien dari sisi biaya, ketersediaan kursi penerbangan, serta memungkinkan rombongan tiba tepat waktu sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Menurut Rahman, foto yang kemudian beredar luas di media sosial diambil saat rombongan sedang menunggu penerbangan lanjutan.

Ia mengakui dokumentasi tersebut memunculkan beragam persepsi di tengah masyarakat dan menyampaikan permohonan maaf apabila menimbulkan kesalahpahaman.

Namun, ia menegaskan bahwa seluruh perjalanan dilakukan berdasarkan surat tugas resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

Rahman juga memastikan pelayanan pendidikan di sekolah tetap berjalan normal selama para kepala sekolah menjalankan penugasan. Tugas kepemimpinan di sekolah telah didelegasikan kepada pejabat yang ditunjuk sesuai mekanisme, sementara pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tetap ditangani panitia, operator, verifikator, dan tim sekolah masing-masing.

Terkait pelaksanaan SPMB, Rahman menilai proses tahun ini justru mengalami kemajuan melalui penerapan aplikasi Teman Baru yang dirancang untuk mewujudkan seleksi yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel. Meski masih terdapat kendala teknis pada tahap awal, hal tersebut disebut terus dievaluasi dan disempurnakan.

Ia pun mengajak masyarakat menyikapi informasi secara utuh berdasarkan fakta di lapangan serta mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di Kota Manado.(jet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *