PROSULUT.com, MINUT – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai penutupan Jambore Cabang Manado yang berlangsung di Desa Pinilih, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut resmi ditutup oleh Bert Assa yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Jambore Cabang Manado.
Dalam prosesi penutupan, Bert Assa melakukan penanggalan tanda peserta secara simbolis sekaligus menyerahkan sertifikat kepada para peserta jambore yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan perkemahan.
Di hadapan peserta dan pembina Pramuka, Bert Assa menyampaikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan para peserta selama mengikuti jambore.
Menurutnya, pengalaman hidup di tenda selama beberapa hari menjadi pelajaran berharga dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, dan mampu beradaptasi.
“Beberapa hari ini adik-adik sudah tidur di tenda, meninggalkan kenyamanan rumah dan menjalani kehidupan darurat namun tetap terkontrol. Ini menunjukkan bahwa adik-adik adalah pribadi yang tangguh karena mampu menyesuaikan diri dengan cuaca dan lingkungan,” ujar Assa.
Ia juga menilai kegiatan jambore telah melatih kemandirian peserta, termasuk dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan praktik keimanan selama berada di lokasi perkemahan.
“Jangan biarkan api Pramuka padam di depan adik-adik. Yang belum sempat mengikuti kali ini, ke depan pasti kalian yang akan menjadi contoh bagi teman-teman lainnya,” tambahnya.
Bert Assa turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan jambore, terutama para orang tua peserta yang terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Meski penutupan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, terdapat pemandangan berbeda dibanding saat pembukaan kegiatan.
Jika pada pembukaan panggung acara terlihat megah dengan latar baliho lengkap, maka saat penutupan kondisi panggung tampak sederhana karena baliho utama sudah tidak lagi terpasang.(jet)




