PROSULUT.com, MANADO – Upaya meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia bagi guru sekolah dasar terus diperkuat. Melalui kolaborasi antara Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Utara dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, kegiatan ACBI (Aku Cinta Bahasa Indonesia) sukses digelar di Manado, Kamis (6/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas 2026 tersebut diikuti 50 peserta, terdiri atas 30 guru SD dan 20 mahasiswa calon guru dari Universitas Trinita Manado.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam dunia pendidikan sebagai bagian dari penguatan karakter bangsa.
Materi kegiatan disampaikan oleh Akhmad Zulkarnain yang membahas penguatan kompetensi berbahasa Indonesia bagi tenaga pendidik dan calon guru.
Selain sesi materi, peserta juga mendapat arahan dari Kepala BGTK Provinsi Sulawesi Utara, Arianto Batara, serta Rektor Universitas Trinita Manado, Demsi R. Sasewa.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut turut dilaksanakan peluncuran Perpustakaan Sumikolah oleh Arianto Batara. Momentum itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Utara dan Universitas Trinita Manado sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Dalam sambutannya, Arianto Batara mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun budaya literasi di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
“Perpustakaan ini diharapkan menjadi salah satu alat penggerak budaya literasi dan meningkatkan minat baca generasi muda,” ujarnya.
Kegiatan ACBI 2026 diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan literasi di Sulawesi Utara.
Dikutip dari Merdeka17.id dan disunting kembali oleh Kontributor Prosulut.com.




