BMKG: Dampak El Nino Diperkirakan Mulai Terasa di Sangihe Agustus–September, Warga Diminta Waspada

Posted on

PROSULUT.com, TAHUNA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Naha memprediksi dampak fenomena El Nino mulai berpotensi dirasakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Agustus hingga September 2026. Meski hingga akhir Juli wilayah ini masih relatif aman dari dampak signifikan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan memasuki puncak musim kemarau.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Naha, Astrid Yesica Lasut, mengatakan hasil pemantauan BMKG menunjukkan belum ada perubahan cuaca yang dipengaruhi El Nino secara signifikan di Kepulauan Sangihe.
Kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah daerah lain di Sulawesi Utara yang mulai mengalami periode hari tanpa hujan lebih panjang.

Menurut Astrid, El Nino merupakan fenomena iklim global yang dipicu pemanasan suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian timur dan tengah. Fenomena ini mengurangi pembentukan awan di wilayah Indonesia sehingga menyebabkan udara lebih kering dan curah hujan menurun, terutama saat puncak musim kemarau.

Ia menjelaskan, secara klimatologis Kepulauan Sangihe memiliki karakteristik hujan yang dapat terjadi hampir sepanjang tahun. Faktor tersebut membuat dampak El Nino belum terasa nyata hingga akhir Juli, namun potensi pengaruhnya diperkirakan mulai meningkat selama Agustus hingga September.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kondisi vegetasi yang semakin kering.
Warga diminta tidak membakar sampah, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla, masyarakat juga diimbau menggunakan air secara bijaksana guna mengantisipasi berkurangnya ketersediaan air selama musim kemarau. BMKG juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat cuaca cenderung lebih panas dan kering.

BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan El Nino dan kondisi cuaca di Kepulauan Sangihe serta menyampaikan informasi terbaru kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Warga diharapkan mengikuti informasi resmi BMKG sebagai dasar mengambil langkah antisipasi apabila terjadi perubahan cuaca maupun iklim.
(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *