PROSULUT.com, TUHAN – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), langkah percepatan penanganan pascabencana segera disiapkan untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dengan cepat.
Rapat yang berlangsung di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati, Selasa (9/6/2026), membahas distribusi bantuan kemanusiaan, pendataan kerusakan, serta upaya pemulihan bagi warga di sejumlah wilayah terdampak, khususnya pulau-pulau terluar yang mengalami kerusakan cukup signifikan akibat gempa.
Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi situasi sulit tanpa pendampingan. Ia meminta seluruh unsur Forkopimda terlibat aktif dan siap turun langsung ke lokasi terdampak guna memastikan kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Bantuan yang tersedia perlu segera disalurkan dan upaya pembersihan puing bangunan yang rusak harus dilakukan secara bersama-sama agar aktivitas warga dapat kembali berjalan,” ujar Thungari.
Wilayah Kawio, Marore, dan Matutuang menjadi prioritas penanganan karena dilaporkan mengalami dampak cukup besar akibat guncangan gempa. Selain penyaluran bantuan darurat, pemerintah juga menginstruksikan percepatan pendataan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Dengan dukungan TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Sangihe optimistis penanganan dampak gempa dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran sehingga masyarakat di wilayah terdampak segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.(yopa/jet)





