Dua Kali Juara NSIC, Sangihe Ubah Kebutuhan Kesehatan Jadi Peluang Investasi

Posted on

PROSULUT.com, SANGIHE — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali membuktikan kemampuannya menarik perhatian investor dengan meraih Juara 1 North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026. Prestasi ini sekaligus menegaskan konsistensi Sangihe setelah berhasil mempertahankan gelar juara selama dua tahun berturut-turut.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 di Ballroom Four Points by Sheraton Manado, yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan calon investor. Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.E., hadir bersama jajaran pemerintah daerah dalam agenda tersebut.

Yang membuat capaian Sangihe kali ini menarik adalah gagasan investasi yang ditawarkan. Pemkab Sangihe mengusung Integrasi Sistem Gas Medis/Oksigen di RSUD Liun Kendage Tahuna, sebuah proyek yang menjadikan kebutuhan dasar pelayanan kesehatan sebagai bagian dari peluang investasi daerah.

Michael mengatakan, gagasan tersebut lahir dari kebutuhan nyata masyarakat Sangihe. Sebagai daerah kepulauan dengan keterbatasan akses menuju pusat layanan kesehatan di luar daerah, penguatan fasilitas RSUD Liun Kendage Tahuna dinilai penting agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih aman, cepat, dan memadai.

“Yang paling penting bagi kami bukan hanya bagaimana mendapatkan penghargaan, tetapi bagaimana proposal investasi yang kami tawarkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi proyek yang bisa direalisasikan,” kata Michael.

Menurutnya, integrasi sistem gas medis akan meningkatkan efisiensi dan keamanan penyediaan oksigen di rumah sakit sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang membutuhkan oksigen, terutama dalam situasi darurat. Dengan demikian, investasi tidak hanya dinilai dari sisi keuntungan ekonomi, tetapi juga dari manfaat langsung yang diberikan kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya soal membangun fasilitas. Kita berbicara mengenai bagaimana masyarakat Sangihe mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa selalu harus bergantung pada fasilitas di luar daerah,” ujarnya.

Michael menegaskan, kemenangan NSIC 2026 bukanlah akhir dari proses, melainkan awal untuk membawa proposal tersebut ke tahap yang lebih konkret. Pemkab Sangihe akan mengomunikasikan proyek kepada calon investor, mematangkan aspek teknis dan skema pembiayaan, serta memastikan manfaat investasi dapat dipahami secara jelas oleh calon mitra.

Pemerintah daerah, lanjut Michael, terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama investasi sepanjang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat. Pemerintah juga akan memperkuat kemudahan perizinan, kepastian berusaha, serta pendampingan bagi investor yang berminat masuk ke Sangihe.

Dengan dua kali menjadi juara NSIC, Sangihe kini tidak sekadar menjual potensi daerah, tetapi mulai menawarkan gagasan investasi yang berangkat dari kebutuhan publik. Bagi pemerintah daerah, kemenangan tersebut menjadi momentum untuk membuktikan bahwa persoalan pelayanan dasar di wilayah kepulauan pun dapat diubah menjadi proyek investasi yang memberi manfaat ekonomi sekaligus sosial bagi masyarakat.(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *