PROSULUT.com, MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menunjukkan komitmennya memperkuat sinergi dengan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Hal itu ditunjukkan dengan menyambut langsung Kapolda Sulut yang baru, Brigjen Pol Yudho Hermanto, di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (8/9/2026).
Yudho tiba di Manado bersama istrinya, Shinta Yudho Hermanto. Kehadiran Kapolda baru tersebut disambut hangat Gubernur Yulius bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut.
Penyambutan diawali dengan pengalungan bunga, kemudian dilanjutkan dengan tarian Maengket sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan khas Sulawesi Utara.
Suasana hangat terlihat ketika Yudho menghampiri Gubernur Yulius dan berjabat tangan dengan sejumlah pimpinan Forkopimda yang hadir.
Bagi Gubernur Yulius, kehadiran Kapolda baru menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat serta pembangunan di Sulawesi Utara.
Sementara itu, Kapolda Sulut Yudho menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Gubernur Yulius bersama Forkopimda Sulut.
Ia juga meminta dukungan dari seluruh pihak dan masyarakat Sulut dalam menjalankan tugas barunya sebagai Kapolda.
“Ya, terima kasih dan saya minta dukungan semua pihak,” ujar Yudho kepada wartawan.
Brigjen Pol Yudho Hermanto ditunjuk sebagai Kapolda Sulut dalam rotasi jabatan Polri yang ditetapkan pada 30 Agustus 2026. Ia menggantikan Irjen Pol Roycke Harry Langie yang mendapat penugasan baru sebagai Astamaops Kapolri.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026.
Yudho sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri. Ia memiliki pengalaman panjang dalam bidang profesi dan pengamanan internal kepolisian, termasuk pengawasan, disiplin, serta penanganan persoalan terkait profesi anggota Polri.
Selain pengalaman di lingkungan Mabes Polri, Yudho juga memiliki rekam jejak kewilayahan. Ia pernah menjabat Kapolsek Cilegon, Kapolres Salatiga, dan Kapolres Cilacap.
Lulusan Akpol 1997 dan PTIK 2006 itu kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di Divpropam Polri dan Polda Banten.
Pada 2025, Yudho mendapat promosi menjadi perwira tinggi Polri dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi dan dipercaya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.
Kini, pengalaman tersebut menjadi modal bagi Yudho untuk memimpin Polda Sulut.
Sambutan langsung Gubernur Yulius terhadap Kapolda baru menjadi sinyal pentingnya soliditas Forkopimda dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan sekaligus mendukung agenda pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.
Sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan terus terjaga sehingga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Utara dapat semakin diperkuat.
(ist/*)




