Ibadah-Minggu 18 Januari 2026 Jemaat GMIM G-Wale Warembungan, dirangkaikan dengan pembubaran Panitia H2RG dan Peneyerahan Hadiah Bagi Pemenang Lomba Aras Jemaat.

Ibadah Minggu GMIM G-Wale Warembungan, Pendeta Inggrid: Hiduplah Dalam Ketaatan

Posted on

PROSULUT. com, MINAHASA — Pagi Minggu yang cerah menjadi latar penuh syukur bagi umat Tuhan di GMIM G-Wale Warembungan. Dengan hati yang rindu akan persekutuan, jemaat datang satu per satu ke gereja untuk memenuhi panggilan beribadah kepada Allah, Minggu, 18 Januari 2026.

Saat dentang lonceng ketiga bergema, Ketua Jemaat bersama para majelis memasuki ruang ibadah, menandai dimulainya ibadah. Dari depan altar, Ketua Jemaat, Pendeta Inggrid Mathteos, M.Th, membuka ibadah dengan sapaan penuh damai.

 “Terpujilah nama Tuhan. Syalom, damai di hati, selamat pagi.”

Ibadah berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Puji-pujian yang dipersembahkan oleh anak-anak Sekolah Minggu menghadirkan suasana hangat dan penuh pengharapan, mengingatkan jemaat akan kesederhanaan iman dan ketulusan pujian kepada Tuhan.

Pembacaan Firman Tuhan diambil dari Perjanjian Lama, Kejadian 2:8–17, dengan perikop Manusia dan Taman Eden. Firman Tuhan mengajak jemaat merenungkan perjanjian pertama Allah dengan manusia, saat Adam ditempatkan di Taman Eden yang penuh pemeliharaan dan kelimpahan.

Taman Eden digambarkan sebagai ruang kehidupan yang diberkati, dengan sungai yang mengalir dan terbagi menjadi empat cabang, melambangkan berkat Allah yang mengalir tanpa henti.

 Namun di tengah kelimpahan itu, Tuhan juga menetapkan batasan sebuah tanda bahwa setiap berkat selalu berjalan seiring dengan tanggung jawab dan ketaatan.

Melalui perenungan firman, jemaat diajak menyadari bahwa sifat manusia kerap tergoda untuk melanggar apa yang dilarang. Namun Allah, dalam kasih dan rencana-Nya yang sempurna, tetap menyertai manusia.

 Setiap hal yang dinikmati adalah anugerah, dan setiap anugerah menuntut pertanggungjawaban iman dalam kehidupan sehari-hari.

Ibadah ditutup dengan doa dan penerimaan berkat.

 Jemaat pun kembali ke tengah kehidupan dengan hati yang dikuatkan, membawa damai sejahtera serta tekad untuk hidup setia, menjaga kepercayaan Tuhan, dan bertanggung jawab atas setiap berkat yang telah dianugerahkan-Nya.

Pewarta- Jeffry Tulandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *