Alinyones Sasiang Bidik Kemandirian Ekonomi Kendahe I, Potensi Lokal Disiapkan Jadi Sumber PAD

Posted on

PROSULUT.com, SANGIHE – Kapitalaung Kendahe I terpilih, Alinyones Sasiang, membidik kemandirian ekonomi kampung melalui penguatan potensi lokal, mulai dari pengelolaan air bersih, material pasir dan batu, hasil pertanian hingga sektor pariwisata, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kampung Kendahe I, Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Hal tersebut disampaikan Alinyones saat diwawancarai ProSulut.com di kediamannya, Jumat (23/10/2026). Ia menegaskan, sebelum menjalankan program pengembangan ekonomi, pembenahan pola kerja, pola pikir, kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pelayanan pemerintahan kampung harus menjadi prioritas utama.

“Yang pertama harus dibenahi adalah pola kerja, pola pikir, serta pelayanan pemerintahan. Pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas agar ketika program ekonomi dijalankan, seluruh elemen kampung sudah memiliki kemampuan dan kesiapan,” ujarnya.

Menurut Alinyones, penguatan kapasitas masyarakat juga akan dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan serta Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui penyuluhan bahaya narkoba. Ia menilai, kolaborasi lintas instansi diperlukan agar program pemberdayaan tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran kampung.

Di sisi lain, Alinyones melihat sejumlah potensi lokal yang selama ini perlu dioptimalkan agar dapat memberikan nilai ekonomi bagi kampung. Namun, pengelolaan air bersih, pasir dan batu, hasil pertanian, maupun pariwisata harus didukung regulasi yang jelas serta dilaksanakan sesuai ketentuan hukum agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan berkontribusi terhadap PAD.

“Kita memiliki sejumlah aset dan sumber daya yang berpotensi menghasilkan pendapatan. Karena itu, pengelolaannya harus memiliki dasar aturan yang jelas agar hasilnya dapat memberikan kontribusi bagi kas kampung,” ungkapnya.

Ia menegaskan, peningkatan PAD menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemampuan pemerintah kampung dalam membiayai pembangunan dan mendukung program prioritas yang belum terakomodasi melalui sumber pendanaan lainnya. Untuk mewujudkannya, diperlukan keberanian mengambil kebijakan, transparansi pengelolaan, serta dukungan masyarakat agar setiap potensi yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.

“Saya ingin kampung ini memiliki sumber pendapatan yang mampu menunjang pembangunan. Potensi yang tersedia jangan dibiarkan begitu saja, tetapi harus dikelola secara bertanggung jawab dan sesuai aturan demi kepentingan bersama,” tegas Alinyones.

Melalui strategi tersebut, Alinyones berharap Kampung Kendahe I dapat secara bertahap memperkuat kemandirian keuangan, mengoptimalkan aset kampung, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Tantangannya ke depan adalah memastikan setiap potensi lokal tidak hanya menjadi rencana, tetapi benar-benar dikelola secara transparan, legal, dan berkelanjutan.(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *