Krisis di SMKN 1 Manado: WiFi Mandek, Ujian Praktik Terancam, Honor Dua Bulan Belum Dibayar

Posted on

PROSULUT.com, MANADO – Gelombang keresahan muncul di lingkungan SMKN 1 Manado. Peserta didik jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) kelas X dan XI terancam gagal mengikuti ujian praktik hanya karena satu hal yang ironis WiFi sekolah belum dibayarkan.

Di sekolah vokasi yang mengusung citra sebagai yang “terbaik di Sulut”, kondisi ini dianggap tidak masuk akal oleh sejumlah guru dan siswa.

Menurut sumber internal yang enggan disebutkan, aktivitas praktik nyaris lumpuh total. “Bagaimana mau praktik kalau jaringan saja putus? Ini sekolah TKJ, bukan sekolah tanpa internet,” ujar sumber tersebut dengan nada kecewa.

Kepala SMKN 1 Manado, Telly Tikoalu, M.Si, ketika dikonfirmasi, Senin 24/11//2025, menyampaikan bahwa dana BOS belum cair karena sekolah masih melakukan rekonsiliasi aset di BKAD. Namun di lapangan, dampaknya terasa keras, honor tenaga pendidik dilaporkan belum dibayar selama dua bulan, dan kegiatan sekolah harus berjalan “seadanya”.

Padahal, seminggu sebelumnya, sekolah ini justru mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Dikda Sulut saat penutupan SMK Expo.

Kini, pujian itu berbanding terbalik dengan kondisi nyata yang sedang terjadi: siswa terhalang belajar, guru bekerja tanpa kepastian, dan fasilitas dasar pun tersendat.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar.
Bagaimana mungkin sekolah vokasi unggulan tidak mampu memastikan layanan internet berjalan?
Mengapa masalah administratif harus merugikan siswa?
Dan sampai kapan pemerintah hanya memberi apresiasi tanpa memastikan operasional sekolah tidak lumpuh?

Kondisi ini menjadi alarm keras bagi Dinas Pendidikan Sulut dan pihak terkait untuk turun tangan. Siswa tidak boleh menjadi korban dari persoalan manajemen dan keterlambatan anggaran.(jet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *