Melalui Kisah Kain dan Habel, Jemaat GMIST Betlehem Tahuna Diajak Memilih Kasih daripada Iri Hati

Posted on

PROSULUT.com, TAHUNA – Jemaat GMIST Betlehem Tahuna mengikuti Ibadah Minggu Pagi yang berlangsung khusyuk di Gedung Gereja Betlehem Tahuna, Minggu (14/6/2026). Ibadah dipimpin oleh Pdt. Em. E. H. P. Malohing, S.Th., yang menyampaikan khotbah berdasarkan Kejadian 4:1-16 tentang kisah Kain dan Habel.

Dalam pemberitaan Firman Tuhan, Pdt. Malohing mengajak jemaat menjadikan kisah tersebut sebagai refleksi iman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, iri hati yang dibiarkan bertumbuh dapat menguasai hati seseorang dan merusak hubungan dengan sesama maupun dengan Tuhan.

Ia menyoroti peringatan Allah kepada Kain sebelum peristiwa pembunuhan terhadap Habel terjadi. Menurutnya, Tuhan telah memberikan kesempatan kepada Kain untuk mengendalikan dosa yang mengintainya, namun peringatan itu tidak diindahkan sehingga berujung pada tindakan yang membawa konsekuensi berat.

“Setiap orang memiliki pergumulan dan godaan dalam hidup, tetapi Tuhan menghendaki agar kita mampu mengendalikan diri serta mengutamakan kasih dalam setiap tindakan,” ujar Pdt.

Malohing di hadapan jemaat.
Selain menekankan pentingnya penguasaan diri, ia juga mengingatkan jemaat tentang tanggung jawab terhadap sesama.
Pertanyaan Allah kepada Kain, “Di manakah Habel, adikmu itu?”, menurutnya menjadi panggilan bagi setiap orang percaya untuk tidak bersikap acuh tak acuh, melainkan hadir sebagai saudara yang peduli dan saling menopang.

Melalui perenungan Firman Tuhan tersebut, jemaat diajak untuk terus memelihara kasih, mengendalikan emosi, serta membangun kehidupan yang harmonis sebagai wujud ketaatan kepada Tuhan dan kepedulian terhadap sesama.
(Yosua Patras)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *