PROSULUT.com, MANADO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana di Rumah Sakit Prof. Dr. R.D. Kandou Manado tak hanya dipenuhi aktivitas pelayanan kesehatan, tetapi juga semangat kebersamaan yang hangat.
Melalui penyelenggaraan bazar Ramadan, rumah sakit ini membuka ruang berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, untuk tumbuh dan berkembang.
Di sela-sela kesibukan tenaga medis dan lalu lalang keluarga pasien, deretan lapak sederhana tampak ramai dikunjungi.
Aneka makanan dan minuman tersaji, mulai dari es buah yang menyegarkan, es krim, roti, hingga berbagai jajanan siap santap.
Kehadiran bazar ini menghadirkan warna tersendiri, sekaligus menjadi oase kecil yang menguatkan semangat menjelang hari kemenangan.
Salah satu penjual mengungkapkan bahwa kegiatan bazar seperti ini telah menjadi agenda rutin rumah sakit, baik dalam menyambut Idul Fitri maupun Natal.
Para pedagang diberikan kesempatan untuk berjualan dengan sistem kontrak mingguan sebesar Rp500 ribu.
“Ini memang sudah terprogram dari pihak rumah sakit. Kami hanya penjual yang diberi kesempatan.
Kami kontrak dan membayar Rp500 ribu setiap minggu,” tuturnya, Selasa (3/3/2026).
Bagi para pelaku UMKM, kesempatan tersebut bukan sekadar peluang berdagang, melainkan juga bentuk kepercayaan dan dukungan nyata.
Mereka merasa terbantu karena dapat menjangkau konsumen lebih luas di lingkungan rumah sakit yang ramai.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak RS Kandou yang telah memberi ruang bagi kami untuk mengembangkan usaha,” tambahnya.
Di bulan yang penuh ampunan dan keberkahan ini, bazar Ramadan di RS Kandou menjadi simbol harmoni antara pelayanan kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi rakyat kecil.
Sebuah langkah sederhana namun bermakna, yang tidak hanya menghidupkan suasana menjelang lebaran, tetapi juga menyalakan harapan bagi para pelaku UMK untuk terus bertahan dan bertumbuh.(jet)




