Pemprov Sulut Luncurkan Kios TPID di Pasar Bersehati, Perkuat Pengendalian Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

Posted on

PROSULUT.com, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jumat (12/12/2025), Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, S.E. meresmikan Kios TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) di Pasar Bersehati, Manado.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa kehadiran Kios TPID merupakan upaya konkret pemerintah dalam memutus mata rantai spekulan serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar.

“Kios ini bukan untuk menakut-nakuti. Ini tempat kontrol harga agar masyarakat mengetahui harga sebenarnya minyak goreng, bawang, beras sehingga tidak ada ruang bagi harga liar,” tegasnya.

Gubernur juga mengungkapkan kondisi perekonomian daerah terkini. Sektor pangan tercatat mengalami deflasi, namun sektor nonpangan justru menunjukkan inflasi yang cukup tinggi, mencapai lebih dari 10% menjelang akhir tahun. Meski demikian, inflasi umum Sulut tetap berada dalam batas aman dan memberikan kontribusi positif bagi stabilitas nasional.

Ia mengingatkan bahwa penurunan produksi pangan di beberapa daerah pemasok, seperti Sulawesi Selatan, berpotensi memicu kenaikan harga. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat terkait meningkatkan kewaspadaan.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat meningkat. Stabilitas harga menjadi kunci agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Deputi Kepala Perwakilan BNI Sulut, Renol Asri, menyampaikan bahwa pendirian Kios TPID merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Kios TPID berfungsi sebagai pusat intervensi harga sekaligus memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap stabil. Pasar Bersehati dipilih karena aksesnya yang luas dan tepat sasaran,” jelasnya.

Kios TPID akan beroperasi Senin hingga Sabtu, dengan pelayanan bergilir dari Bulog, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta sejumlah perangkat daerah lain seperti BKD, Dinas Koperasi, Bappeda, DKP, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata hingga Dinas Perkebunan.

Usai peresmian, Gubernur bersama jajaran Forkopimda melakukan peninjauan lapangan dan sidak harga kebutuhan pokok di area pasar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan efektivitas operasi pasar serta mencegah potensi kenaikan harga yang tidak masuk akal.

Pendirian Kios TPID menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Sulut dalam memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga kebutuhan pokok, sekaligus memperkuat fungsi pasar tradisional sebagai pusat distribusi pangan.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat TNI, Polri, dan instansi terkait, di antaranya Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Kombes Pol F.X. Winardi Prabowo, Kepala Kanwil Bulog SulutGo Ermin Tora, Plt Kadis Pangan Sulut Dr. Franky Tintingon, serta para asisten gubernur.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *