PROSULUT.com, TAHUNA – Suasana duka menyelimuti rumah duka Keluarga Israel–Pagerai di Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (11/7/2026), saat keluarga, jemaat, dan masyarakat mengantarkan almarhum Ariel Israel ke tempat peristirahatan terakhir. Almarhum yang wafat pada usia 72 tahun 4 bulan dikenal sebagai sosok sederhana dan berdedikasi yang mengabdi sebagai Majelis Tua-Tua Kampung (MTK) Petta Barat selama dua periode.
Prosesi pemakaman dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe Denny Roy Tampi, S.E., Camat Tabukan Utara Marwan Nikiulu, S.Sos., M.Si., Kapitalaung Kampung Petta Barat Siti Sjarah Gabriel, S.Pd., bersama Tim Pendamping Keluarga Fatmawati Madonsa, jajaran pemerintah kampung, serta masyarakat. Ibadah dipimpin Pdt. Efendi Tasin, S.Th., yang menyampaikan Firman Tuhan dari Pengkhotbah 4:1-15 tentang makna kebersamaan, pengharapan, dan keteguhan iman.
Camat Tabukan Utara dalam sambutan yang dibacakan Kapitalaung Siti Sjarah Gabriel, pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Israel sekaligus mengajak mereka tetap tabah dan saling menguatkan. Pemerintah menilai almarhum sebagai pribadi yang setia dalam iman, rendah hati, serta menjadi teladan dalam keluarga, pelayanan gereja, dan kehidupan bermasyarakat. Firman Tuhan dari Wahyu 21:4 juga disampaikan sebagai penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe Denny Roy Tampi mengatakan kepergian Ariel Israel merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Kampung Petta Barat. Menurutnya, pengabdian almarhum selama dua periode sebagai Majelis Tua-Tua Kampung menjadi bukti bahwa pelayanan yang tulus akan selalu dikenang dan menjadi warisan moral bagi generasi penerus.
“Beliau telah menunjukkan bahwa pengabdian tidak selalu diukur dari jabatan, tetapi dari ketulusan hati dalam melayani sesama. Keteladanan, kesederhanaan, dan kesetiaan yang beliau tunjukkan semasa hidup hendaknya terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Denny.
Menutup penyampaiannya, Denny mengajak masyarakat menjaga semangat persaudaraan, gotong royong, dan kasih yang selama ini dicontohkan almarhum. Ia berharap keluarga besar Israel diberi kekuatan dan penghiburan, sementara nilai-nilai pengabdian yang diwariskan Ariel Israel terus hidup dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(Yosua Patras)




