PROSULUT.com, MANADO – SD Negeri 16 Manado resmi mengakhiri pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Usai kegiatan tersebut, sekolah langsung memusatkan perhatian pada pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menanamkan pendidikan karakter dan akhlak sebagai fondasi utama bagi para peserta didik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SD Negeri 16 Manado, Sherly Katulahe, mengatakan seluruh siswa dan tenaga pendidik telah siap memulai proses pembelajaran efektif mulai Senin. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Setelah MPLS selesai, seluruh siswa bersama para guru siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Harapan kami, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik,” ujar Sherly saat menutup kegiatan MPLS pekan lalu.
Ia menjelaskan, hasil kesepakatan bersama orang tua siswa menetapkan bahwa khusus peserta didik kelas I masih dapat diantar hingga pintu gerbang sekolah. Setelah memasuki lingkungan sekolah, seluruh tanggung jawab terhadap peserta didik menjadi kewenangan pihak sekolah selama kegiatan belajar berlangsung.
“Ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara orang tua dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang anak,” katanya.
Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, SD Negeri 16 Manado menerima 13 peserta didik baru yang tergabung dalam satu rombongan belajar (rombel) kelas I. Dengan jumlah tersebut, sekolah optimistis proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif sehingga setiap peserta didik memperoleh perhatian maksimal dari para guru.
Melalui semangat baru di awal tahun ajaran, SD Negeri 16 Manado berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas dengan mengedepankan pembentukan karakter, akhlak, serta prestasi sebagai bekal generasi penerus bangsa.(jet)




