PROSULUT.com, MINAHASA – Pagi yang cerah di Desa Touliang, Kecamatan Kakas, terasa lebih hangat dengan semangat para petani menanam padi bersama. Victor Mailangkay turun langsung ke sawah, bergandengan tangan dengan petani lokal, dalam Gerakan Tanam Padi Bersama yang juga melibatkan Gunawan SP. Momen ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah demi ketahanan pangan.
Dengan senyum dan tangan berlumpur, Wagub Mailangkay menyampaikan, “Menanam padi bukan sekadar pekerjaan di sawah. Setiap bibit yang kita tanam hari ini adalah harapan bagi ketersediaan pangan daerah dan nasional.” Kehadiran para pejabat provinsi dan kabupaten, termasuk Sekda Minahasa dr. Lynda Watania, semakin menambah semangat para petani.
Dirjen Gunawan menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan swasembada pangan. “Semangat ‘makan apa yang ditanam, tanam apa yang dimakan’ harus hidup dalam setiap langkah kita,” ujarnya, menekankan filosofi sederhana namun penting bagi ketahanan pangan.
Vanda Sarundajang mengapresiasi dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mendorong produktivitas petani, tetapi juga memberi motivasi bagi warga desa untuk terus menanam dan menjaga pangan secara berkelanjutan.
Di tengah sawah yang hijau, tawa petani dan langkah para pejabat bersatu, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar target angka, tapi cerita bersama. Dengan gotong royong, Minahasa semakin dekat pada masa depan pangan yang aman, berkelanjutan, dan penuh harapan.(**)




