PROSULUT.com, SITARO – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe mulai menggali pondasi pembangunan jalan sepanjang 207 meter dengan lebar 4 meter di Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, Rabu (14/10/2026).
Pembangunan ini dilakukan untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan.
Pengerjaan diawali dengan penggalian pondasi yang menjadi dasar konstruksi badan jalan. Tahapan ini mendapat perhatian khusus karena menentukan kekuatan dan ketahanan jalan ketika nantinya digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P., turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan. Ia mengingatkan personel agar tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan, tetapi juga menjaga kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.
“Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, terutama dalam menyediakan akses transportasi yang lebih baik. Oleh karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, serta mengutamakan kualitas hasil pembangunan,” tegas Nazarudin.
Menurutnya, pembangunan jalan melalui program TMMD bukan sekadar menyelesaikan sasaran fisik, melainkan menghadirkan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan harus dilakukan secara cermat agar hasilnya kuat, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Selain mengawasi mutu pekerjaan, Nazarudin juga mengingatkan seluruh personel Satgas TMMD untuk menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan semangat pengabdian. Faktor keselamatan harus tetap menjadi prioritas selama proses pembangunan berlangsung.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 1301/Sangihe berupaya mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Sitaro melalui peningkatan infrastruktur pedesaan. Jalan sepanjang 207 meter tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan mempermudah aktivitas masyarakat Kampung Tanaki setelah pembangunan rampung.
(Yosua Patras)




