Warembungan, Minahasa — Jemaat GMIM “G-WALE” Warembungan menggelar Ibadah Minggu 23 November 2025 di Perum Griya Warembungan Lestari 4 dengan penuh sukacita dan semangat persekutuan.
Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat, Pdt. Inggrid Mattheos, M.Th., yang membawakan tema mendalam dan relevan: “Istri yang Takut akan Tuhan.”
Pembacaan Alkitab dari Amsal 31:10–31 menjadi dasar perenungan mengenai peran mulia seorang istri yang berhikmat, tekun, dan menjadi fondasi kekuatan dalam keluarga.
Suasana ibadah semakin hidup melalui puji-pujian anak-anak Sekolah Minggu bersama para guru, yang menghadirkan kegembiraan khas pelayanan anak.
Dalam khotbahnya, Pdt. Inggrid menegaskan bahwa gambaran istri yang takut akan Tuhan bukan sekadar ideal, tetapi panggilan bagi setiap perempuan untuk menjadi berkat di mana pun mereka ditempatkan.
“Wanita boleh berkarier dan melayani dalam berbagai bidang, tetapi jangan melupakan tanggung jawab utamanya sebagai pilar keluarga,” ujarnya. Ia menggambarkan sosok istri cakap sebagai pribadi yang bangun sebelum fajar, bekerja dengan tekun, mempersiapkan kebutuhan keluarganya, dan mendatangkan berkat melalui kerja tangannya.
Ibadah ini juga menjadi momen istimewa bagi jemaat karena turut dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun Pelayanan Wanita Kaum Ibu ke-88, menandai perjalanan panjang pelayanan kaum ibu sebagai tulang punggung pertumbuhan iman keluarga dan jemaat.
Pdt. Inggrid menambahkan bahwa kehidupan keluarga yang harmonis dimulai dari peran yang dijalankan dengan setia. “Kehebatan seorang istri yang takut akan Tuhan bahkan membuat suami dipuji. Ketika semua berjalan sesuai kehendak Tuhan, di sanalah keluarga menjadi keluarga yang diberkati,” tegasnya.
Ibadah ditutup dengan doa dan pujian syukur. Jemaat kembali ke rumah masing-masing dengan pesan firman yang menguatkan, membawa harapan agar setiap keluarga terus bertumbuh dalam kasih dan takut akan Tuhan.
pewarta-Jeffry Tulandi




