PROSULUT.com, MANADO – Kepala SMP Negeri 17 Manado, Ford Kawatu, menegaskan pentingnya kejelasan administrasi sekolah asal dalam pelaksanaan program Gerakan Masyarakat Manado Kembalikan Anak Bersekolah (GEMA MAKASE). Meski ditemukan tinggal di wilayah kerja SMPN 17 Manado, anak yang masih tercatat sebagai peserta didik di sekolah lain harus menyelesaikan proses administrasi perpindahan.
Kawatu menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah kelurahan dan kepala lingkungan untuk menelusuri serta mendata anak usia sekolah yang putus sekolah maupun belum memperoleh pendidikan.
Upaya ini dilakukan untuk mendukung program Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sekaligus memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak untuk bersekolah akibat persoalan sosial maupun administrasi.
Menurutnya, pendataan tidak cukup hanya berdasarkan tempat tinggal anak. Pihak sekolah juga perlu memastikan sekolah asal, status pendidikan, serta kelengkapan dokumen agar proses pengembalian anak ke bangku sekolah berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
“Memang dia berada di wilayah kami, tetapi dia bukan murid di SMPN 17. Kami akan menerima, tetapi secara administrasi dia harus meminta surat pindah,” tegas Kawatu.
Ia juga menyoroti anak berusia 14 hingga 15 tahun yang belum memiliki ijazah SD. Menurutnya, anak tersebut harus terlebih dahulu menuntaskan pendidikan dasar melalui jalur yang sesuai, termasuk mengikuti program Paket A, sebelum dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
Kawatu menilai GEMA MAKASE merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengembalikan anak-anak yang putus sekolah agar memperoleh kesempatan belajar kembali. Karena itu, SMPN 17 Manado siap bersinergi dengan kelurahan dan kepala lingkungan dalam menelusuri keberadaan anak, mengidentifikasi persoalan yang dihadapi, serta membantu mengarahkan mereka ke jalur pendidikan yang tepat.
Ia menegaskan, pendataan berdasarkan wilayah harus berjalan seiring dengan kejelasan sekolah asal dan status pendidikan anak. Dengan demikian, pelaksanaan GEMA MAKASE tidak sekadar menemukan anak yang belum bersekolah, tetapi juga memastikan mereka dapat kembali mengenyam pendidikan melalui prosedur yang benar.(jet)




