PROSULUT.com, SANGIHE — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Kodim 1301/Sangihe menjadi momentum untuk memperkuat moral, disiplin, integritas, serta semangat persaudaraan prajurit dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah/2026 Masehi tersebut digelar di Aula Makodim 1301/Sangihe, Jalan Tatehe Woba, Kelurahan Bungalawang, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (25/8/2026) mulai pukul 08.35 WITA.
Kegiatan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah demi Keutuhan Negara” dan dihadiri Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazaruddin, S.T., M.I.P., Ketua Persit KCK Cabang XIII Dim 1301 Ny. Cory Nazaruddin, jajaran perwira, prajurit, serta anggota Persit.
Dalam sambutannya, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazaruddin menyampaikan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar peringatan keagamaan, tetapi menjadi sarana untuk menghayati dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Nazaruddin, akhlak Rasulullah seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, kedisiplinan, serta sikap menghargai sesama merupakan nilai penting yang harus dimiliki setiap prajurit dalam melaksanakan tugas dan pengabdian.
“Sebagai umat Rasulullah, kita harus senantiasa menumbuhkan rasa cinta dan bangga kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya,” ujar Nazaruddin.
Ia menegaskan, seorang prajurit tidak cukup hanya memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan tugas. Profesionalisme tersebut harus disertai karakter dan integritas yang kuat agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Perkuat Persaudaraan dan Toleransi
Lebih lanjut, Nazaruddin mengatakan bahwa semangat yang terkandung dalam peringatan Maulid Nabi juga relevan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Ukhuwah Islamiyah, toleransi, serta sikap saling menghormati antarumat beragama, menurutnya, merupakan bagian penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga besar Kodim 1301/Sangihe untuk tidak hanya memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan, baik saat menjalankan tugas kedinasan maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.
“Negara ini harus kita jaga bersama agar tetap kokoh dan dapat kita wariskan kepada anak cucu dalam keadaan aman, damai, dan utuh,” tegasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah, shalawat Nabi, serta tausiah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi prajurit serta keluarga besar Kodim 1301/Sangihe.
Melalui momentum tersebut, nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW diharapkan semakin tertanam dalam diri setiap prajurit, sehingga dapat menjadi pedoman dalam membangun karakter, memperkuat disiplin dan soliditas, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(Yosua Patras)




