PROSULUT.com, MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan bersih saat KPK RI melakukan Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi di Gedung C.J. Rantung, Manado, Rabu (26/11/2025).
Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, melalui Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay SH, menyambut positif kehadiran KPK dan menegaskan bahwa integritas adalah fondasi seluruh pembangunan daerah.
“Rakor ini menguatkan dan mengkalibrasi sistem pencegahan korupsi. Integritas adalah napas pemerintahan yang kami jalankan,” ujar Mailangkay.
Pemprov Sulut menetapkan tiga fokus utama dalam penguatan antikorupsi: percepatan SPBE dan digitalisasi layanan, pembangunan budaya integritas di seluruh level pimpinan, serta menjadikan Sulut sebagai model tata kelola bersih di Kawasan Timur Indonesia.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas.
“Korupsi tidak akan terjadi jika setiap individu tidak berkompromi. Pimpinan harus menjadi contoh,” tegasnya.
Rakoor turut dihadiri jajaran KPK, pimpinan DPRD Sulut, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah, menandai penguatan kolaborasi dalam menjaga Sulawesi Utara bebas dari KKN.(jet)





