PROSULUT.com, MANADO – Warga masyarakat di empat pulau yang selama ini hanya mendapatkan pelayanan penerangan listrik di malam hari merasa lega setelah Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE berjanji merealisasi program “Sulut Terang” di keempat pulau tersebut sebelum puncak perayaan Natal Yesus Kristus 25 Desember 2025.
Siaran pers yang diterima media ini dari Pemprov menyebutkan, Gubernur Yulius Selvanus memastikan, sebanyak empat pulau, masing-masing Pulau Mantehage dan Pulau Nain di Kabupaten Minahasa Utara, Pulau Kakorotan di Kabupaten Talaud, serta Pulau Buhias di Kabupaten Sitaro segera menikmati layanan listrik 24 jam penuh sebelum puncak perayaan Natal Yesus Kristus 25 Desember 2025.
“Ketersediaan listrik sepanjang hari bagi keempat pulau ini menjadi langkah strategis dalam program “Sulut Terang”, sebuah inisiatif yang terus didorong Gubernur Yulius Selvanus untuk pemerataan energi hingga ke wilayah terluar,” tulis siaran pers itu.
Bupati Minahasa Utara, Bupati Talaud, dan Bupati Sitaro atas nama masyarakat yang mereka pimpin di pulau pulau tersebut menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bapak Gubernur.
Ketiga Bupati tersebut menilai, capaian ini merupakan hasil sinergi erat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan dan arahan langsung Gubernur Yulius Selvanus.
“Percepatan layanan listrik 24 jam di 4 pulau tersebut menjadi bukti konkret komitmen Gubernur Yulius Selvanus dalam mewujudkan pembangunan inklusif, terutama bagi masyarakat kepulauan yang selama bertahun-tahun menunggu akses listrik penuh,” sebut siaran pers itu.
Sementara warga masyarakat di empat pulau tersebut menyampaikan apresiasi kepada gubernur.
Mereka menyebut, kehadiran listrik 24 jam menjadi “kado Natal luar biasa” bagi kami masyarakat di 4 pulau yang selama ini hanya menikmati pasokan listrik pada waktu terbatas.
Pemerintah di tiga kabupaten itu juga menilai, hadirnya listrik 24 jam tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, mendukung aktivitas pendidikan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan.
Implementasi program ini diharapkan menjadi tonggak penting percepatan pembangunan di daerah kepulauan dan memperkuat pemerataan layanan dasar di seluruh wilayah Sulawesi Utara. (jet)




